Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Enam Hari Bekerja, Progres Jalan di Seguring Terus Bertambah

Cloud Hosting Indonesia

Rejang Lebong, – Memasuki hari keenam pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026, progres pekerjaan fisik di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan laporan H+6, Minggu (15/2/2026), pembukaan badan jalan sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter telah mencapai 12,2 persen. Angka ini naik dibanding capaian hari ketiga yang berada di 9,5 persen.
Pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga mulai dikerjakan dan mencatat progres awal sebesar 1,5 persen.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, menegaskan peningkatan progres di pekan pertama menjadi indikator ritme kerja mulai terbentuk.

“Enam hari pertama ini fase pembentukan dasar. Memang belum signifikan, tapi grafiknya naik. Kita kejar terus agar progres harian stabil dan tidak ada waktu terbuang,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan sisa waktu lebih dari tiga pekan, seluruh personel dan alat berat akan dimaksimalkan untuk menjaga percepatan pekerjaan, khususnya pada sasaran utama pembukaan dan pengerasan jalan.

“Target 30 hari itu harga mati. Cuaca mendukung, alat lengkap, personel siap. Tinggal disiplin kerja di lapangan,” ujarnya.

Selain sasaran fisik, sejumlah kegiatan non fisik turut dilaksanakan. Pelayanan kesehatan dan donor darah telah selesai 100 persen. Pelayanan Posyandu dan Posbindu juga terealisasi 100 persen.

Sementara itu, sejumlah agenda penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, bahaya narkoba, kerukunan antarumat beragama, stunting, karhutla, serta pemutaran film perjuangan masih belum berjalan.

Pada program unggulan TNI AD, pembangunan lima titik sumur bor menunjukkan progres bertahap. Sumur bor pertama mencapai 35,6 persen, sumur kedua 33,5 persen, sumur ketiga 32,7 persen, sumur keempat 33,5 persen, dan sumur kelima 15 persen.

Rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) juga terus dikerjakan. RTLH 1 mencapai 25,5 persen, RTLH 2 sebesar 27,5 persen, RTLH 3 sebesar 17,2 persen, RTLH 4 sebesar 5,2 persen, dan RTLH 5 sebesar 0,5 persen.
Tambahan sasaran fisik berupa perehaban jembatan telah berjalan dengan progres 30 persen.

Sebanyak 181 personel dilibatkan dalam pelaksanaan TMMD hari keenam ini, terdiri dari 126 personel TNI AD, 10 personel TNI AL, 10 personel Polri, 15 mahasiswa, dan 20 warga masyarakat.

Cuaca di lokasi kegiatan terpantau cerah sejak pagi hingga sore, sehingga tidak ada kendala berarti dari faktor alam. Peralatan yang digunakan meliputi perlengkapan pertukangan, satu unit excavator, dan satu unit dozer.

“Secara umum, situasi di wilayah pelaksanaan TMMD dilaporkan aman dan terkendali tanpa kejadian menonjol. Progres pekan pertama ini menjadi dasar untuk mengukur konsistensi pengerjaan hingga seluruh target TMMD ke-127 di Desa Seguring rampung sesuai jadwal,” pungkas Agung.(Arie/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *