Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Gubernur Helmi Hasan Hadirkan Terang hingga Pelosok, Program BPBL Terangi Ribuan Rumah di Bengkulu

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Harapan yang selama ini hanya menjadi angan akhirnya dirasakan Eva Susanti (50), yang sehari-hari berjualan kue tradisional. Setelah bertahun-tahun menumpang aliran listrik dari rumah orang tuanya akibat keterbatasan ekonomi, kini rumahnya mulai terang melalui pemasangan listrik mandiri dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan mata berkaca-kaca, Eva Susanti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil seperti dirinya.

“Terima kasih banyak, Pak Gubernur. Selama ini kami hanya menumpang listrik di rumah orang tua yang kebetulan bersebelahan karena tidak mampu memasang baru. Sekarang rumah kami sudah punya listrik sendiri. Alhamdulillah, semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” ujar janda yang memiliki empat anak tersebut.

Program bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup tanpa akses listrik, terutama keluarga kurang mampu di pelosok daerah.

Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dapat dinikmati secara merata.

“Tidak boleh lagi ada rumah masyarakat Bengkulu yang gelap tanpa listrik. Jika masih ada warga yang membutuhkan, saya minta aparat desa maupun tetangga ikut peduli dan segera melaporkan,” tegasnya.

Ia juga membuka akses pengaduan langsung kepada masyarakat melalui WhatsApp pribadinya maupun dinas terkait di nomor 0811-737-646 agar bantuan dapat segera ditindaklanjuti.

“Silakan laporkan jika masih ada masyarakat yang belum memiliki listrik. Pemerintah hadir untuk membantu rakyat,” tambahnya.

Selain pemasangan listrik, Gubernur juga memberikan bantuan tambahan bagi Eva, yakni program bedah rumah melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan pemerintah kabupaten setempat, bantuan modal usaha kue, serta fasilitasi orang tua asuh bagi anaknya yang masih bersekolah.

“Kita bantu bedah juga rumahnya melalui Baznas, berkolaborasi bersama bupati. Ada juga bantuan modal usaha agar bisa berkembang. Untuk anaknya yang SMA nanti kita carikan orang tua asuh, begitu pula yang masih kecil akan kita perhatikan,” ujarnya.

Melalui program BPBL, sebanyak 2.024 Rumah Tangga Miskin (RTM) di seluruh Provinsi Bengkulu telah menerima pemasangan listrik gratis berdaya 900 VA. Khusus di Kabupaten Mukomuko, tercatat 140 rumah tangga kini telah menikmati aliran listrik secara mandiri.

Bagi banyak keluarga, bantuan ini bukan sekadar pemasangan kabel dan meteran listrik, melainkan juga menghadirkan harapan baru—anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas rumah tangga menjadi lebih mudah, dan kehidupan perlahan berubah menjadi lebih layak.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *