Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Jeritan Perih Akhirat : Azab Bagi Mereka yang Tak Berpuasa Mulut Dirobek

Cloud Hosting Indonesia

Oleh : Tedi Suryadi SH.

Umat muslim diseluruh dunia saat ini sedang antusias menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah yang tinggal menghitung hari.

Selama bulan suci Ramadhan, umat muslim dalam firman allah swt (Al quran) akan melimpahkan pahala berkali lipat bagi setiap umatnya yang melakukan kebaikan.

Namun, meski bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan dan barokah, sebagian umat muslim masih banyak yang tak berpuasa.

Padahal, Allah SWT menjelaskan dalam Al Quran Surah Al- Baqarah ayat 183, orang-orang beriman diwajibkan berpuasa agar mencapai derajat taqwa.

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” [ Al-Baqarah: 183].

Selain mewajibkan umatnya berpuasa. Selama bulan suci Ramadhan allah juga menyiapkan pintu ampunan bagi umatnya yang taat beribadah dan selalu berbuat kebaikan.

Ada satu hadis yang menyebut bahwa pahala bulan Ramadhan 70 kali lipat.

“Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan, barangsiapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadan.” (HR. Bukhari-Muslim).”

Kendati demikian, allah juga menyiapkan siksaan yang amat pedih bagi umatnya yang malas berpuasa selama Ramadhan.

Abu Umamah menuturkan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Keduanya berkata, ”Naiklah”. Lalu kukatakan, ”Sesungguhnya aku tidak mampu.” Kemudian keduanya berkata,”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu aku bertanya,”Suara apa itu?” Mereka menjawab,”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.”

“Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah. Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya,”Siapakah mereka itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,” Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum tiba waktunya.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 7/263, Al Hakim 1/595 dalam mustadroknya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Muslim namun tidak dikeluarkan olehnya. Penulis kitab Shifat Shaum Nabi.

Maka sudah seharusnya bagi umat muslim yang baligh untuk menjalankan puasa Ramadhan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *