Bengkulu Tengah, RadarInformasiNews.com – Di tengah antrean panjang truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT Bio Nusantara, harga sawit tetap stabil, memberikan angin segar bagi para petani di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Meski terjadi sedikit penurunan harga, Asisten Manajemen Pabrik PT Bio Nusantara, Hendi Hendarto, memastikan bahwa harga masih dalam kategori wajar dan tidak terlalu berdampak signifikan bagi petani. “Harga tandan buah segar sebelumnya Rp2.700 per kilogram, saat ini turun menjadi Rp2.670. Hanya turun Rp30 per kilogram, dan itu masih dalam batas normal,” jelasnya, Kamis (10/04/2025).
Menurut Hendi, PT Bio Nusantara masih terus menerima hasil panen dari masyarakat tanpa kendala berarti. Meskipun antrean truk cukup panjang dalam beberapa hari terakhir, proses bongkar muat tetap berjalan lancar.
“Tidak ada hambatan dalam penerimaan buah sawit dari masyarakat. Kami tetap melayani semua petani, hanya memang butuh waktu lebih karena tingginya volume pengiriman,” tambahnya.
Untuk mengatasi kemacetan dan menjaga ketertiban, perusahaan telah menurunkan tim satgas internal yang dibantu oleh personel dari Polda Bengkulu. “Kami pastikan semua proses distribusi dan penerimaan buah sawit tetap kondusif,” tegas Hendi.
Stabilnya harga di tengah antrean panjang ini disambut positif oleh para petani, yang berharap kondisi ini dapat terus terjaga demi keberlanjutan ekonomi mereka.(Adek)















