Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Pendangkalan Alur Pintu Masuk Hambat Distribusi CPO dari Pelabuhan Pulau Baai

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu Tengah, RadarInformasiNews.com, – Pendangkalan jalur laut di Pelabuhan Pulau Baai menjadi kendala utama bagi PT Bio Nusantara dalam mendistribusikan Crude Palm Oil (CPO) melalui jalur laut. Kondisi ini menyebabkan kapal pengangkut milik perusahaan tidak dapat beroperasi, sehingga distribusi CPO terhambat.

Asisten Manajemen Pabrik PT Bio Nusantara, Hendi Hendarto, menjelaskan bahwa kapal pengangkut CPO milik perusahaan tidak bisa keluar dari pelabuhan akibat jalur yang dangkal. “Saat ini kapal kami tidak dapat bergerak karena kedangkalan jalur laut di Pelabuhan Pulau Bai. Ini menghambat proses pengiriman CPO ke luar daerah,” ujarnya, Kamis (10/04/2025) di ruang kerjanya.

Akibat keterlambatan distribusi tersebut, terjadi penumpukan kelapa sawit dari para petani yang belum dapat dibeli oleh perusahaan. Antrian panjang pun tak terelakkan.

“Untuk mengatasi penumpukan, kami terpaksa menggunakan jalur darat meskipun biaya operasionalnya lebih tinggi dibandingkan jalur laut,” tambah Hendi.

Langkah tersebut diambil agar kelapa sawit dari petani tetap dapat diangkut dan diolah, sehingga tidak terjadi penundaan yang berkepanjangan. “Dengan distribusi lewat darat, setidaknya aliran pasokan tetap berjalan meskipun tidak seefisien jalur laut,” jelasnya.

Meski menghadapi hambatan tersebut, Hendi memastikan bahwa distribusi CPO tetap berjalan dan harga kelapa sawit saat ini masih dalam kondisi stabil.

Pihak PT Bio Nusantara berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kedangkalan jalur laut agar distribusi CPO melalui Pelabuhan Pulau Bai dapat kembali normal.(Adek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *