Bengkulu, – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Sumàrdi mengatakan. Pimpinan PT Pelindo Cabang Bengkulu disarankan untuk keluar dan mohon diri untuk di gantikan dengan yang lain.
Menurut sumardi, Pimpinan PT Pelindo Cabang Bengkulu yang saat sering tidak ada di tempat menjadi penghambat dalam setiap pengambilan kebijakan starategis yaitu salah satunya mengenai macet antrian truk muatan batu bara yang mencapai 2-3 jam bahkan ke simpang betungan.
“Ini saya khawatirkan Pimpinan PT Pelindo tidak ada di tempat karena beliau dalam keadaan tidak sehat. Saya sarankan mending supaya keluar mohon diri untuk digantikan dengan yang lain karena staff staff PT Pelindo tidak bisa mengambil keputusan” Ujar Sumardi

Lebih lanjut, Sumardi menambahkan Provinsi Bengkulu saat ini menjadi salah satu provinsi terluas area pelabuhanya di tingkat Sumatera yang mencapai 11 ribu Hektare.
“Pintu Pelabuhan terbesar se Sumatera areal itu 11 hektare di Sumatera tidak ada pelabuhan yang lebih luas (Dari Bengkulu)” Tutup Sumardi. (Iwan/Tedy)















