Bengkulu – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu menggelar Siaran Pers Capaian Kinerja Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Tahun 2022 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Ombudsman Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu pada Senin 26 Desember 2022.
Pada tahun 2022 ini capaian kinerja Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu berhasil menorehkan angka positif dimana pada masing-masing unit kerja berhasil melebihi target sasaran yang diberikan dalam perjanjian kinerja tahunan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu tahun 2022.
Untuk kinerja Keasistenan PVL (Penerimaan Verifikasi Laporan) pada tahun 2022 ini target capaian penerimaan laporan sebanyak 250 KNL (Konsultasi Non Laporan) dan 100 LM (Laporan Masyarakat) dan disepanjang tahun 2022 ini berhasil melebihi target yakni sebesar 100,8 % atau 252 KNL, dan kemudian LM mencapai 108% atau 108 LM.
Kemudian capaian kinerja Keasistenan Pemeriksaan menunjukan hasil yang berarti 107 % atau setara dengan 90 laporan dari 84 target yang diberikan.
Selanjutnya kinerja Keasistenan Pencegahan Maladministrasi dimana memiliki 4 program unggulan yang berhasil dijalankan pada tahun 2022 diantaranya koordinasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, edukasi dan pemgawasan penyelenggaraan pelayanan publik, kajian pelayanan publik dan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik. Terkait hasil penilaian penyelenggaraan pelayanan publik Provinsi Bengkulu terdapat satu Pemerintah Daerah dengan zonasi hijau dan opini dengan kualitas tinggi, 8 Pemerintahan Daerah, 8 Kantor Pertanahan, dan 8 Kepolisian Resor dengan zonasi hijau dan opini dengan kualitas tinggi, sementara selebihnya mendapat zonasi kuning dan opini dengan kualitas sedang.
Kinerja Kesekretariatan pada penghujung tahun 2022 berhasil membuat terobosan melalui program yang berhubungan dengan disrupsi teknologi dan kegiatan ini baru satu-satunya terjadi di Ombudsman RI perwakilan yaitu Coaching Clinic Pengelolaan Pengaduan, Media Sosial, dan Aktivasi Focal Point. Kegiatan tersebut telah terlaksana di 9 kabupaten Provinsi Bengkulu.
Tujuan utama dari kegiatan Coaching Clinic yang berhasil dilampau diantaranya peningkatan kapasitas peserta, aktivasi Focal Point dan ruang diskusi interaktif.
Herdi Puryanto selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bengkulu secara internal berharap Tahun 2023 Pandemi Covid-19 benar-benar berakhir. “Dengan berakhirnya pandemi Covid, aktivitas dan penganggaran bisa maksimal yang tentunya akan berdampak pada performa kinerja Ombudsman Provinsi Bengkulu baik capaian secara kualitas maupun kuantitas dari target-target yang telah ditetapkan oleh manajemen dan pimpinan.” ucap Herdi Puryanto.
“Harapan saya dari sisi eksternal, kualitas pelayanan publik pemerintah baik pusat maupun daerah agar dapat semakin meningkat dari tahun 2022 ini, yang tentunya perlu didukung dengan peningkatan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia), sarana dan prasarana layanan, mekanisme complaint handling, serta peran aktif masyarakat selain sebagai pengguna layanan juga sebagai mitra dalam pelayanan publik.” pungkas Herdi Puryanto.(HKS)
Penulis : Hasnul Kasdi – Editor : Ahmad Nasti Nasution















