Bengkulu – Rombongan Komisi II DPRD Kota Bengkulu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kekawasan Kota Tua yang rusak parah dan hampir ambruk kesungai akibat konstruksi bangunan tidak sesuai dengan harapan dan tidak sesuai pembangunan. Kota tua yang baru satu tahun diresmikan oleh Pemerintah Kota ambruk. Dimana pembangunan kota tua ini menggunakan sharing anggaran dari APBN dan APBD Kota Bengkulu. Ketua komisi II Nuzuludin SE saat melihat langsung kondisi kota tua yang ambruk ini mengatakan dari pantauan saat sidak diduga ambruknya kota tua ini akibat kesalahan saat mengerjakan konstruksinya.
“Kita bisa menyaksikan, kita lihat langsung bersama-sama kondisi kerusakan konstruksi kota tua. Artinya dari pantauan kita kemungkinan penyebabnya bukan karena alam, tapi lebih pada konstruksi bangunan. Tetapi kajian tekhnisnya tetap pada orang-orang tekhnis. Artinya kita minta semuanya bertanggungjawab terhadap kerusakan ini. Karena bagaimanapun juga masyarakat sebagai penikmat pembangunan merasa tidak nyaman akibat kerusakan ini,” ungkao Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Nuzuludin saat memimpin sidak, Senin (27/2).
Selain itu juga Nuzul mengatakan dengan kejadian ambruknya kota tua ini kita meminta semua pihak yang terlibat saat pembuatan ,harus ikut bertanggung jawab atas kejadian ini.
“Untuk secara teknis nya nanti kita akan memanggil dinas PUPR kota menanyakan teknisnya dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (Iwan)















