Bengkulu – Rombongan pimpinan dan anggota Komisi 1 DPRD Kota Bengkulu, Senin (27/2) menggelar sidak didua tempat. Diantaranya sidak ke kantor camat Ratu Agung dan kantor camat Gading Cempaka. Hasilnya, pimpinan Komisi 1 Bambang Hermanto S.Sos sangat prihatin dengan kondisi sejumlah kantor camat yang ada di Kota Bengkulu.
“Kantor Camat dan Kantor lurah adalah tempat masyarakat berkumpul dan menyampaikan aspirasi, petugas ASN di kantor itu merupakan pelayan masyarakat. Tapi dengan kondisi kantor dan fasilitas yang sangat minim dan memperihatinkan, bagaimana bisa maksimal. Ini objek vital yang harusnya benar benar diperhatikan kebutuhannya. Hasil sidak hari ini kita sangat prihatin melihat kondisi sejumlah kantor yang ada di Kota Bengkulu ini,” sampai Bambang didampingi Solihin Adnan.
sidak pertama, pimpinan dan anggota Komisi 1 kaget dengan belum dibangunnya kantor camat Ratu Agung yang sempat terbakar di tahun 2022 pas 27 Februari lalu. Padahal menurut Wakil Ketua Komisi 1 Elvin Yanuar Syahri harusnya Pemerintah Kota segera melakukan perehaban atau pembangunan kantor pasca terbakar. Hal ini karena kantor Camat merupakan sumber pelayanan terdekat masyarakat.
“Kita berharap ditahun 2023 ini, Pemerintah Kota segera memperbaiki kantor Camat Ratu Agung. Apalagi inikan menjelang pemilu, tentu aktivitas masyarakat di kantor Camat akan semakin rutin terjadi,” sampai Elvin dibenarkan pula dewan lainnya seperti Rahmad Mulyadi, Reni Heryanti, Sasman Janilis dan Muryadi.
Kedatangan rombongan Komisi 1 disambut langsung Kepala Kecamatan Ratu Agung Subhan Gusti Hendri. Kepada anggota dewan, Subhan menceritakan sejarah singkat dibangunnya kantor camat tersebut. Dikatakannya bahwa Kantor camat dibangun tahun 2005, jaman walikota Chalik Efendi,dengan kapasitas instalasi kabel yang memang sejak awal dikhawatirkan tidak sanggup menampung beban listrik.
“Kejadian kebakaran itu hari Minggu tahun 2022 saat semua ASN sedang libur. Kami akui memang selama ini sering tidak stabil aliran listrik. Dan terjadilah kebakaran, lalu hasil forensik membenarkan sumber api dari server dukcapil yang konslet. Kami berharap pembangunan kantor camat Ratu Agung segera diwujudkan di tahun 2023 ini, sebab informasi yang kami dapat bahwa sudah ada rencana pembangunannya,” sampai Camat Ratu Agung.
Disisi lain, pimpinan dan anggota Komisi 1 DPRD Kota juga sidak ke kantor camat Gading Cempaka. Dikantor ini, dewan juga mendapati fasilitas yang tidak memadai dan plafon serta atap yang sudah bocor. Mendapati kondisi ini, Bambang Hermanto selaku ketua Komisi 1 kembali berucap harusnya pusat pelayanan seperti Kantor Lurah dan Kantor Camat menjadi prioritas pembangunan.
“Tadi di Ratu Agung dengan jumlah pegawai lebih dari 20 orang, bersesakan bekerja di bekas rumah dinas pak camat, karena bangunan intinya sudah terbakar dan setahun belum dibangun. Lalu ada pula di kantor lainnya, wc rusak, atap bocor, plafon rusak. Belum lagi fasilitas lainnya yang sangat sangat minim, lihat saja tadi meja kerjanya masih gunakan yang lama. Kita sangat prihatin, dan kita akan bahas ini ditingkat Paripurna, semoga segera ada pembenahan dan perhatian kedepannya nanti,” sampai Bambang dan dibenarkan pula oleh Solihin Adnan. (HKS).















