Bengkulu – Sebanyak 60 ribu Kartu Tani untuk petani yang tersebar di beberapa kabupaten/kota dibagikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Helmi Yuliandri, S.P., MT., mengatakan penyaluran Kartu Tani oleh pihak bank penyalur hingga saat ini telah mencapai 68%.
“Dari 80 ribu petani di daerah yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), ada sebanyak 60 ribu orang di antaranya telah memiliki Kartu Tani, sehingga sekitar 20 ribu lagi yang belum memperoleh Kartu Tani ini.” kata Helmi Yuliandri, Kamis (9/3).
Disampaikan oleh Kabid PSP ini, sejak Kartu Tani diaktifkan, petani dapat melakukan pembelian pupuk bersubsidi pada kios yang telah ditunjuk dengan membawa kartu tersebut.
“Dalam melakukan pembelian pupuk bersubsidi ataupun pencairan bantuan dari pemerintah juga melalui kartu tani serta juga dapat digunakan untuk mengakses fasilitas lain seperti pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KURl).” sampai Helmi.
Bagi petani yang belum mendapatkan Kartu Tani, untuk sementara waktu dapat melakukan pembelian pupuk bersubsidi di kios dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).
“Para petani yang belum menerima Kartu Tani harap bersabar, penyaluran kartu ini terus dilakukan secara bertahap oleh pihak bank dimana ditargetkan selesai 100% pada pertengahan tahun 2023 ini.” demikian Helmi Yuliandri, alumni Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) Tahun 2007.(HKS)















