Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Selain Al-Qur’an Nabi Muhammad SAW Diberi Mukjizat Bisa Membelah Bulan

Bulan terbelah. Gambar - ist Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Kisah Nabi Muhammad SAW merupakan cerita yang perlu disampaikan pada setiap anak dalam agama Islam. Perjuangan dan kebaikan Sang Nabi adalah tauladan bagi anak-anak.

Tak hanya di lingkungan formal, pendidikan agama juga penting ditanamkan sejak usia dini bahkan oleh orangtua di rumah.

Seperti misalnya menceritakan kisah para nabi, termasuk dengan mukjizat yang dimiliki para nabi dan Rasul. Dengan demikian, maka pengetahuan anak mengenai sejarah Islam akan lebih luas dan bisa mereka amalkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Ada banyak nabi yang bisa Mama bacakan kisahnya kepada anak, salah satunya Nabi Muhammad SAW yang selama hidupnya memiliki mukjizat luar biasa dari Allah SWT. Nabi paling akhir yang diutus Allah untuk menuntun umat Islam ke jalan yang benar adalah nabi penutup dan tidak ada lagi nabi setelahnya yang menjadi utusan Allah.

Inilah mengapa Nabi Muhammad mempunyai sebutan sebagai Khataman Nabiyyin, atau nabi paling akhir. Menyempurnakan ajaran Allah yang telah disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu, Nabi Muhammad menjadi utusan untuk menyempurnakan ajaran kepada umat Islam.

Sebagai utusan dalam menuntun umat Islam kepada ajaran yang benar, Allah memberikan segala mukjizat yang luar biasa kepada Nabi Muhammad. Kisah Nabi Muhammad SAW ini juga bisa diceritakan pada anak sebagai pemahaman baru akan sejarah Islam, serta diharapkan dapat anak amalkan dalam kehidupan. Salah satunya mukjizat Nabi Muhammad SAW selain Kitab Suci Al-Qur’an dan Isra’ Mi’raj. Beliau pernah membelah bulan. Mukjizat Nabi Muhammad SAW lainnya adalah dapat membelah bulan. Kejadian ini bermula ketika orang-orang kafir tidak percaya perjalanan Isra Miraj yang telah Rasul selesaikan. Kisah ini terjadi pada saat sebelum Rasulullah berhijrah ke Madinah.

Kaum kafir kemudian menantang Rasulullah untuk membuktikan kenabiannya dengan membelah bulan. Suatu malam kaum kafir beramai-ramai mendatangi Nabi Muhammad SAW. Kala itu Rasul sedang berada di Mina.

Sekelompok kaum musrik itu menantang Nabi Muhammad SAW untuk membelah bulan, jika ia menyanggupinya maka mereka akan tunduk kepada Allah SWT.

Rasulullah pun sontak langsung menunjuk ke arah bulan, dan atas kehendak Allah SWT yang menurunkan mukjizat pada Nabi Muhammad SAW maka bulan terbagi menjadi dua.

Seperti disebutkan dalam Sahuh Al-Bukhari, “Bahwa orang-orang Makkah meminta utusan Allah untuk menunjukkan kepada mereka mukjizat, dan ia menunjukkan kepada mereka pemisahan bulan.”

Sayangnya, setelah berhasil memperlihatkan bulan terbelah kaum kafir pun berkhianat. Mereka tetap membenci Nabi Muhammad SAW dan tidak tunduk kepada Allah SWT. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *