Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Bersihkan Tumpukan Sampah Mengggunung Di Jalan Menuju Pantai Kualo Unib Depan, Pemkot Turun Gunung

Saat DLH Kota membereskan tumpukan sampah, Kamis (20/4). Foto - Hasnul Kasdi Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan pembersihan terhadap tumpukan sampah yang menggunung di jalan menuju pantai Kualo Unib depan.

Kepala Dinas DLH Kota Bengkulu Drs. Riduan, S.IP., M.Si., melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) DLH Kota, Afriyenita, S.Pt., mengatakan dalam membersihkan tumpukan sampah hari ini Pemkot turun gunung, tidak hanya melibatkan satu OPD namun melibatkan beberapa OPD diantaranya Dinas PUPR Kota, Dinas Damkar Kota, Satpol PP serta kecamatan Muara Bangkahulu dan kelurahan Beringin Raya.

“Pembersihan tumpukan sampah yang menggunung ini menggunakan alat berat dari Dinas PUPR dan melibatkan 15 truk pengangkut sampah DLH, untuk itu nantinya setelah dibersihkan, jangan sampai terulang lagi lahan ini dijadikan tempat pembuangan sampah,” ujar Sekdis Afriyenita yang ditemui di lokasi pembersihan tumpukan sampah, Kamis (20/4).

Kemudian dilanjutkan Sekdis Afriyenita, kepada semua warga diharapkan juga harus cerdas dalam mengelola sampah, memilah sampah yang masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk ditabung sebagai tabungan dunia/akhirat, misalnya botol-botol plastik bekas minuman dapat dijual dan dijadikan untuk beli pulsa listrik, atau jadi tabungan akhirat dengan diberikan kepada pemulung yang lewat. “Sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi, diminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat untuk mengambil lalu di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Ketika sampah tidak dikelola dengan baik dan mencari tempat untuk membuang sesungguhnya warga sudah mengeluarkan biaya setiap hari untuk BBM kendaraannya mengantar sampah jauh dari tempat tinggal, dan tindakan yang dilakukan itu juga tindakan yang tidak terpuji,” kata Afriyenita.

“Diharapkan partisipasi pemilik lahan dalam pemanfaatan ini, misal dengan meminjamkan lahan kepada depot-depot bunga untuk membuka usaha pembibitan dan penjualan bunga di sepanjang jalan ini, sehingga lahan manfaatkan secara baik dan tidak ada lagi warga masyarakat yang membuang sampah di daerah ini,” tutup Afriyenita.(HKS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *