
Bengkulu Tengah – Pada hari kedua lebaran Idul Fitri 1444 H. Selain silaturahmi, warga masyarakat mulai datangi objek wisata. Salah satunya seperti destinasi Objek Wisata Sungai Suci yang terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Dimana objek wisata alam yang letaknya tidak jauh dari kawasan Terminal Sungai Hitam Kota Bengkulu ini nampak didatangi ribuan pengunjung sejak pagi hingga sore hari. Bahkan tampak beberapa mobil dengan plat BH atau BG yang masuk parkir dikawasan wisata tersebut, “Kami pulang mudik dari Jambi ke Kota Bengkulu. Setelah jalan jalan di Pantai Panjang kami langsung lebaran ke tempat saudara di Pekik Nyaring. Kemudian kami berwisata di Objek Wisata Sungai Suci ini,” ujar Yanto (55) salah seorang pengunjung Objek Wisata Sungai Suci saat ditanyai, sore Minggu (23/4).

Dikatakan oleh Yanto. Objek wisata Sungai Suci ini sebenarnya sangat indah dan alami. Namun tidak tertata dan tidak ada fasilitas dari Pemerintah Daerah, “Hendaknya di objek wisata ini dibangun fasilitas umum tempat pengunjung menikmati keindahan alam yang ada. Kemudian bisa juga dibuat event menghadirkan artis guna menghibur masyarakat yang berkunjung. Ini kalau kita lihat pondok-pondoknya itu dibuat oleh pedagang, padahal objek wisata ini ada biaya parkir, dimana parkir mobil kami dikenakan Rp 5000 sedangkan motor Rp 2000, bukankah parkir ini nanti bisa jadi PAD bagi Pemkab Benteng, belum lagi iuran retribusi bagi pelaku usaha di lokasi objek wisata, jika di maksimalkan itu juga bisa masuk PAD,” kritik Yanto.

Ditambahkan Yanti (42). Menurutnya memang semestinya Dinas Pariwisata Benteng bisa memaksimalkan setiap potensi destinasi wisata daerah salah satunya objek wisata Sungai Suci, “Kita berharap Dinas Pariwisata Benteng bisa lebih berbenah dan menata objek wisata Sungai Suci ini. Masa sudah puluhan tahun objek wisatanya tetap seperti ini tidak ada yang berubah,” tambah Yanti. (Iwan)















