Bengkulu – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Zoom Meeting dengan tema Antisipasi Anomali Iklim (El-Nino) pada Selasa, 20 Juni 2023 bertempat di ruang rapat Kepala Dinas (Kadis) TPHP Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti Kepala Bidang, Kepala UPTD, Kepala Seksi, dilingkup Dinas TPHP, perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Kepala Dinas Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu, dan penyuluh Se-Provinsi Bengkulu.

Zoom Meeting ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Plt. Kadis TPHP Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, S.P., M.Si.
Dalam sambutannya Rosmala Dewi mengatakan pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka arahan dan himbauan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
“Terhadap dampak perubahan iklim yang akan terjadi yaitu El-Nino, kita akan merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengantisipasi dan mitigasi El-Nino bagi daerah yang terdampak di masing-masing wilayah kabupaten/kot,” kata Rosmala Dewi, Selasa (20/6).
Lebih lanjut disampaikan Rosmala Dewi, kepada Dinas Pertanian kabupaten/kota untuk dapat menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi dengan instansi terkait dan petgas lapangan seperti penyuluh pertanian.
“Kepada pihak dinas kabupaten/kota dapat membentuk gugus tugas El-Nino di wilayah masing-masing dan membuat peta wilayah dalam mengantisipasi terjadinya perubahan iklim,” sampai Rosmala Dewi.
Sementara itu diungkapkan oleh perwakilan dari BMKG Bengkulu, Anang Anwar bahwa dalam kurun waktu terdekat perubahan cuaca sudah ditandai dengan perubahan angin dari benua Australia menuju Asia sehingga hal ini menyebabkan adanya peluang terjadinya perubahan iklim.
“Perubahan iklim ini akan terjadi dalam kurun waktu Juli hingga Oktober 2023 dalam skala lemah hingga moderat (sedang),” ungkap Anang Anwar.
Kemudian ditambahkan Anang Anwar, dalam kondisi ini curah hujan berkurang hingga 65% mm per hari.
“Peristiwa ini dapat berpengaruh terhadap bidang pertanian baik pangan, hortikultura dan perkebunan hingga hampir seluruh aspek pertanian secara keseluruhan,” demikian Anang Anwar.(HKS)















