Bengkulu – Inovasi baru diciptakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu yang diberi nama Mobile Waterfall untuk alat pertanian yakni berupa mesin air, sebuah alat mesin pertanian (alsintan) yang dibuat jauh lebih mudah dengan menambahkan roda pada bagian bawah alat pompa air untuk pertanian.
Ide ini berawal dan tercetus dikarenakan pompa air dan mesinnya sendiri, memiliki bobot yang sangat berat, untuk dibawa oleh petani ke lahan persawahan. Untuk membuat alat ini juga cukup singkat hanya memakan waktu 3 sampai 4 hari dengan total biaya Rp. 1 juta hingga Rp. 1,5 juta.

Plt. Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi, S.P., M.Si., berharap inovasi ini akan menjadi program prioritas Dinas TPHP Provinsi Bengkulu dalam memudahkan pekerjaan petani di lapangan.
“Nantinya alat ini akan kita uji coba langsung di lapangan untuk mengangkat pompa, insyaallah ini akan jadi program prioritas kita,” ujar Rosmala Dewi, Sabtu (24/06).
Selain itu, dalam menciptakan alat mesin pertanian ini Dinas TPHP Provinsi Bengkulu memanfaatkan handtraktor yang sudah tidak terpakai untuk membuat alat yang serupa dengan total biaya yang lebih sedikit yakni hanya sekitar Rp. 300 ribuan saja.(HKS)















