Bengkulu – Senin (10/7/2023) pagi, Belasan orang tua siswa SMA Bengkulu ramai ramai mendatangi DPRD Provinsi Bengkulu. Alasannya, sistem jalur Zonasi pendaftaran sekolah SMA saat ini dinilai belum fair dalam proses penerimaan peserta didik baru.
Sebut saja Bambang (52), orang tua siswa sekolah menengah atas mengatakan. Hasil PPDB beberapa waktu lalu membuat anaknya terlempar jauh dari zonasi sehingga tidak masuk pada 2 SMA yang berada di zonasi tersebut.
“Zonasi kami di situ, jarak rumah juga sekitar 1 km, dan jarak itu masuk kategori zonasi, untuk jalur zonasi. Kami juga punya KIP, KIS tapi juga gak masuk di jalur afirmasi, itu kenapa. Malah ada kawan yang rumah di Padang Harapan (beda kelurahan dengan Sawah Lebar, red) itu malah keterima, ” Tegas Bambang

Selain bambang, Mardiyanto (51) yang merupakan warga Sawah Lebar, juga menyayangkan anaknya belum mendapatkan sekolah karena sistem zonasi yang dinilai tidak fair dalam penerimaan.
“Tiap hari dia main game di HP. Alasannya, gak dapat sekolah ya mau apalagi. Jadi main HP itu saja setiap hari,” jelas Mardiyanto.(Tedy/Iwan)















