Bengkulu, – Sidang pleno Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-3 Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Wilayah Bengkulu secara resmi menetapkan Beben Kurdiono sebagai Ketua DPW periode 2025–2029. Keputusan tersebut diambil secara mufakat pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Aula Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu.
Terpilihnya Beben Kurdiono disambut positif oleh para peserta Musywil. Ia dinilai figur yang tepat karena memiliki pengalaman panjang di bidang pembimbingan kemasyarakatan serta rekam jejak kepemimpinan yang baik di internal organisasi. Dukungan peserta mengalir deras, sehingga proses pemilihan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan.
“Beben adalah sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi. Kami percaya kepemimpinannya bisa membawa IPKEMINDO Bengkulu lebih maju,” ujar Artanto salah satu peserta Musywil.
Dalam pidato perdananya, Beben menekankan pentingnya sinergi antara pengurus, anggota, dan mitra kerja eksternal. Menurutnya, IPKEMINDO harus tampil sebagai organisasi profesi yang mampu menjawab kebutuhan zaman sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap sistem peradilan pidana di Indonesia.
“Ke depan, kita akan memperkuat kapasitas anggota melalui pelatihan berkelanjutan, memperluas jejaring kemitraan, serta menegakkan profesionalisme PK dalam menjalankan tugasnya. Kita ingin IPKEMINDO Bengkulu menjadi contoh organisasi yang solid, modern, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Beben.
Selain memilih ketua baru, Musywil ke-3 juga menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia pembimbing kemasyarakatan, penguatan advokasi profesi, serta pengembangan program kerja berbasis teknologi informasi.
Acara Musywil ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan optimisme. Para peserta berkomitmen untuk mendukung kepemimpinan Beben Kurdiono dalam periode lima tahun ke depan. Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan IPKEMINDO Bengkulu semakin berperan penting dalam mendukung pembinaan klien pemasyarakatan dan memperkuat sistem peradilan yang lebih humanis.(Nasti)















