Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Kejati Bengkulu Ikuti FGD Nasional, Dorong Optimalisasi Statistik Kriminal Indonesia

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan secara daring oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi. FGD ini mengusung tema “Optimalisasi Statistik Kriminal Indonesia: Peran Strategis Kejaksaan sebagai Pengelola Data Sektoral Penegakan Hukum”.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Asisten Bidang Pembinaan Kejati Bengkulu, I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H., bersama jajaran Kejati Bengkulu di Ruang Vicon. Forum ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat Sistem Statistik Kriminal Indonesia serta mendukung penyusunan Statistik Sektoral Kejaksaan sebagai bagian integral dari Sistem Statistik Nasional.

Melalui FGD ini, para peserta didorong untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam pengelolaan data penegakan hukum. Data yang akurat, terintegrasi, dan akuntabel menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola informasi yang transparan serta mampu menjawab kebutuhan publik dan pemangku kepentingan terkait kinerja institusi kejaksaan.

Asisten Pembinaan Kejati Bengkulu menegaskan bahwa pengelolaan data statistik kriminal bukan hanya sebatas kewajiban administratif, melainkan juga bagian dari strategi besar modernisasi kejaksaan. Dengan sistem informasi yang lebih baik, diharapkan proses penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan hukum nasional.

Kejati Bengkulu menyatakan komitmennya mendukung penuh kebijakan Kejaksaan Agung, khususnya dalam upaya penguatan data sektoral. “Kami siap berperan aktif dalam mewujudkan tata kelola data yang transparan, modern, dan terpercaya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan diharapkan dapat terus memperkokoh peran strategisnya, tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai pengelola data sektoral yang berkontribusi pada sistem statistik nasional.(Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *