Bengkulu, – Satu bulan menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, dinamika politik internal partai mulai menghangat. Dari informasi yang dihimpun, Wakil Gubernur Bengkulu Ir. Mian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Bengkulu, menggantikan Plt sebelumnya My Esti Wijayanti.
My Esti, yang merupakan anggota DPR RI, kini lebih fokus menjalankan tugasnya di Senayan, sehingga tongkat kepemimpinan partai di Bengkulu sementara diserahkan kepada Mian. Penunjukan ini dianggap strategis, mengingat Mian memiliki rekam jejak panjang sebagai kader PDIP serta pengalaman di birokrasi maupun politik daerah.
Selain kiprahnya sebagai Wakil Gubernur, Mian juga dikenal berasal dari keluarga yang sangat dekat dengan PDI Perjuangan. Istrinya, Eko Kurnia Ningsih, saat ini duduk sebagai anggota DPR RI dari Dapil Bengkulu. Sementara itu, anaknya, Andaru Pranata, pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2019–2024 dari Fraksi PDIP.
Dengan posisi barunya sebagai Plt Ketua DPD, Mian dihadapkan pada tantangan besar untuk mempersiapkan jalannya Konferda yang rencananya akan digelar bulan depan. Konferda ini menjadi momentum penting bagi PDIP Bengkulu untuk menetapkan arah kepemimpinan partai lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi menjelang Pemilu 2029.
Sejumlah kader menyambut positif penunjukan tersebut dan menilai Mian memiliki kapasitas untuk menjaga soliditas internal. “Beliau sudah lama bersama PDIP, punya pengalaman, dan bisa mengayomi semua kader. Harapannya, Konferda nanti berjalan demokratis dan menghasilkan keputusan terbaik untuk partai,” ujar salah satu kader yang enggan disebutkan namanya.
Dengan demikian, penunjukan Mian diyakini akan membawa energi baru bagi PDIP Bengkulu dalam menghadapi agenda politik ke depan, baik di tingkat lokal maupun nasional.(Iwan)















