Kota Bengkulu, – Usai merampungkan pelantikan Dewan Pengurus Ranting (DPEra) di 67 kelurahan se-Kota Bengkulu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama seluruh struktur kepengurusan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Kantor DPW PKS Provinsi Bengkulu, Sabtu pagi (13/12).
Rakerda dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Bengkulu, Ustad Andi Saputra, S.Pd.i dan hadir perwakilan DPW, yakni Ketua BKAP DPW PKS Bengkulu, Dr. Sukirdi serta diikuti oleh jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), pengurus harian, para ketua bidang, serta perwakilan struktur kepengurusan tingkat kecamatan se-Kota Bengkulu.
Kehadiran seluruh unsur struktur ini mencerminkan keseriusan partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat kota hingga akar rumput.
Kegiatan Rakerda ini bertujuan untuk menyusun dan memantapkan program kerja PKS Kota Bengkulu untuk periode 2025–2030.
Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk menguatkan koordinasi lintas bidang dan lintas tingkatan kepengurusan, agar seluruh program yang dirancang dapat berjalan efektif, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan partai.
Dalam sambutannya, Andi Saputra menegaskan bahwa Rakerda merupakan tahapan penting setelah konsolidasi struktur partai di tingkat kelurahan dinyatakan rampung.
Menurutnya, struktur yang kuat harus diiringi dengan program kerja yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Setelah pelantikan DPEra di 67 kelurahan, kita memiliki modal organisasi yang lengkap. Rakerda ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan misi, serta memastikan setiap bidang bergerak dalam satu irama untuk melayani masyarakat Kota Bengkulu,” ujar Ustad Andi kepada wartawan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar bidang dalam menghadapi dinamika politik ke depan. PKS, kata dia, tidak hanya dituntut untuk memperkuat kerja-kerja politik elektoral, tetapi juga memperluas peran sosial melalui kegiatan pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta advokasi kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat.
“Program yang kita susun tidak boleh hanya bersifat administratif. PKS harus hadir sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan hingga kota,” tambahnya.
Rakerda juga diisi dengan pemaparan rencana kerja dari masing-masing bidang, diskusi, serta penyampaian target dan indikator capaian. Seluruh masukan tersebut akan dirumuskan menjadi peta jalan kerja DPD PKS Kota Bengkulu untuk lima tahun ke depan.
Melalui Rakerda ini, DPD PKS Kota Bengkulu optimistis mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kinerja organisasi, serta memperluas kontribusi nyata PKS dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu secara berkelanjutan.(Nasti)















