Alaku
Alaku
Alaku

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi: Festival Tabut 2026 Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Penggerak Ekonomi Bengkulu

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM, menyatakan dukungan penuh terhadap pelestarian seni dan budaya daerah melalui penyelenggaraan Festival Tabut 2026. Dukungan tersebut disampaikannya saat menghadiri langsung pembukaan Festival Tabut 2026 yang digelar di kawasan Sport Center Bengkulu, Selasa malam (16/6/2026).

Menurut Sumardi, Festival Tabut merupakan warisan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Bengkulu dan harus terus dijaga keberlangsungannya. Selain memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, festival tahunan tersebut juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Festival Tabut bukan hanya kegiatan budaya semata, tetapi juga menjadi salah satu daya ungkit ekonomi masyarakat. Setiap pelaksanaan festival, aktivitas ekonomi meningkat karena banyak pengunjung dan wisatawan yang datang ke Bengkulu,” ujar Sumardi.

Ia menjelaskan, kehadiran ribuan pengunjung selama pelaksanaan Festival Tabut memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang kaki lima, UMKM, pelaku industri kreatif, hingga sektor jasa dan perhotelan. Karena itu, keberlangsungan festival ini harus terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Sumardi juga mengajak masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama pelaksanaan festival. Menurutnya, kesuksesan Festival Tabut akan semakin memperkuat citra Bengkulu sebagai daerah yang kaya akan budaya dan memiliki daya tarik wisata yang kuat.

Pembukaan Festival Tabut 2026 secara resmi dilakukan oleh Gubernur Bengkulu bersama Wakil Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Mian. Acara tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Danrem 041/Garuda Emas, Kapolda Bengkulu, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Festival Tabut yang menjadi agenda budaya tahunan Provinsi Bengkulu akan berlangsung selama rangkaian peringatan 10 Muharram. Berbagai kegiatan seni, budaya, dan pameran ekonomi kreatif turut memeriahkan festival yang setiap tahunnya menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan dukungan semua pihak, Festival Tabut 2026 diharapkan semakin memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Bengkulu.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *