Alaku
Alaku
Alaku

Teuku Berharap Proses SPMB Berjalan Lancar, Transparan, dan Tidak Merugikan Hak Calon Peserta Didik

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu untuk memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Permintaan tersebut muncul menyusul banyaknya keluhan dari calon peserta didik dan wali murid yang mengalami kendala saat mengakses sistem pendaftaran secara daring.

Menurut Teuku, perpanjangan waktu pendaftaran menjadi langkah yang penting agar seluruh calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi tanpa dirugikan oleh persoalan teknis yang terjadi pada sistem.

“Sejak awal kami sudah menyarankan agar masa pendaftaran diperpanjang. Masih banyak calon siswa yang mengalami kendala saat login ke sistem pendaftaran,” ujar Teuku.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dipadati puluhan wali murid dan calon siswa baru yang datang untuk mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi saat melakukan pendaftaran secara online.

Kendala paling banyak dikeluhkan terjadi pada jalur prestasi. Jalur ini mengharuskan peserta melakukan proses kurasi dokumen dan mengunggah berbagai bukti prestasi berupa piagam penghargaan melalui aplikasi SPMB. Namun, gangguan sistem membuat banyak peserta kesulitan menyelesaikan tahapan tersebut.

Akibatnya, puluhan calon siswa bersama orang tua mereka harus mendatangi langsung kantor Dikbud Provinsi Bengkulu. Mereka terlihat bergantian menghadap panitia untuk menyelesaikan proses verifikasi dan kurasi dokumen secara manual karena sistem tidak dapat diakses secara optimal.

Teuku menjelaskan, DPRD sejak awal telah mengingatkan agar waktu pendaftaran, khususnya pada jalur yang membutuhkan akses sistem secara intensif seperti jalur prestasi dan afirmasi, diberikan rentang waktu yang lebih panjang.

Menurutnya, gangguan yang terjadi kemungkinan besar disebabkan oleh tingginya jumlah pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan dalam waktu yang sama. Lonjakan trafik tersebut menyebabkan server mengalami perlambatan sehingga proses login dan pengunggahan dokumen menjadi terhambat.

DPRD berharap Dikbud Provinsi Bengkulu segera mengambil langkah cepat dan tepat agar proses SPMB berjalan lancar, transparan, dan tidak merugikan hak calon peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan yang adil.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *