Bengkulu – Arus balik Lebaran 2026 membawa lonjakan signifikan pada lalu lintas di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk Tol Bengkulu–Taba Penanjung yang mencatat peningkatan paling tinggi. PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, pada periode 23 Maret 2026, trafik di ruas tol tersebut mencapai 5.893 kendaraan atau melonjak hingga 283,41 persen dibandingkan kondisi normal.

Kenaikan tajam ini menunjukkan bahwa Tol Bengkulu–Taba Penanjung menjadi salah satu jalur favorit masyarakat, baik untuk perjalanan kembali ke kota asal maupun menuju destinasi wisata selama libur Lebaran. Lonjakan ini juga sejalan dengan tren peningkatan trafik di seluruh ruas JTTS yang secara kumulatif mencapai 257.546 kendaraan, atau naik 184,20 persen dari trafik normal.
Secara umum, peningkatan arus kendaraan terjadi di ruas-ruas penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Selain Bengkulu–Taba Penanjung, beberapa ruas lain juga mengalami kenaikan signifikan, seperti Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dan Tol Sigli–Banda Aceh. Namun, persentase kenaikan di Bengkulu–Taba Penanjung menjadi salah satu yang paling menonjol di wilayah Sumatera.
Hutama Karya menyebut, tingginya trafik dipengaruhi oleh masih berlangsungnya mobilitas masyarakat pada masa libur Lebaran. Tidak hanya arus balik, perjalanan menuju lokasi wisata juga turut menyumbang peningkatan volume kendaraan.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Hutama Karya terus melakukan pemantauan intensif serta menyiagakan petugas dan sarana pendukung di lapangan. Pengguna jalan diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi tetap prima.
Selain itu, pengendara juga disarankan memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna menghindari kelelahan selama perjalanan. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya Hutama Karya dalam menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan lancar selama periode arus balik Lebaran 2026.(Raffa)















