Alaku
Alaku
Alaku

BPKAD: Seluruh OPD Diminta Menjaga Aset Pemerintah Kota dengan Baik

Foto - Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu,- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu untuk lebih peduli dalam menjaga dan merawat aset-aset milik pemerintah. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Yudi Susanda, Senin (26/5/25).

“Pengelolaan aset daerah yang baik merupakan tanggung jawab bersama. Sebab aset-aset yang dimiliki pemerintah bukan hanya sekadar barang inventaris, namun juga sumber daya yang harus dijaga keberlanjutannya. Jika dikelola dengan baik, aset ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pelayanan publik dan pembangunan Kota Bengkulu,” terang Yudi Susanda.
Yudi juga mengungkapkan, bahwa sering kali ditemukan permasalahan terkait aset pemerintah, seperti aset yang kurang terawat, tidak tercatat dengan baik, atau bahkan hilang.
“Kita mengimbau kepada seluruh OPD agar lebih serius dalam mendata, merawat, dan melaporkan kondisi aset yang ada di masing-masing instansi,” tuturnya.

Selain itu, Yudi juga menekankan pentingnya sinergi antara BPKAD dan OPD dalam melakukan pendataan dan pengawasan aset. Ia menyebutkan bahwa BPKAD siap memberikan pendampingan bagi OPD yang memerlukan bantuan teknis terkait pengelolaan aset.

“Administrasi yang tertib dan pencatatan yang akurat menjadi kunci utama. Selain itu, setiap OPD harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap aset yang mereka kelola,” imbuhnya.

Yudi juga berharap dengan adanya komitmen bersama, Pemerintah Kota Bengkulu dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset daerah. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi aspek legalitas dan akuntabilitas, tetapi juga untuk memastikan setiap aset memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Selain itu, BPKADkota akan melakukan audit internal secara berkala untuk memastikan kondisi dan keberadaan aset sesuai dengan laporan yang ada.

“Kami juga akan memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung proses pendataan aset secara digital. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap aset dapat dipantau secara real-time sehingga lebih mudah dalam pengelolaannya,” jelas Yudi.

Ajakan ini lanjutnya, diharapkan dapat menjadi awal perubahan menuju tata kelola aset yang lebih baik di Kota Bengkulu. Dengan kerja sama yang solid antara BPKAD dan OPD, aset pemerintah dapat terus terjaga dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, Yudi mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga aset pemerintah sebagai warisan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat. “Kota Bengkulu membutuhkan partisipasi aktif semua pihak. Mari kita jaga aset ini agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.(Tedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *