Bengkulu – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu menggelar Sosialisasi Sarana dan Prasarana (Sapras) Perkebunan Kelapa Sawit tingkat Provinsi Bengkulu pada 5-6 Juni 2023.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi, S.P., M.Si., mengatakan Sapras ini diberikan kepada petani yang kebun kelapa sawitnya berumur 4 tahun lebih dengan tujuan untuk melaksanakan program strategi pemerintah dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani di sektor perkebunan kelapa sawit.
“Nantinya sapras yang diberikan dalam rangka peremajaan perkebunan kelapa sawit para petani,” kata Rosmala Dewi saat membuka kegiatan sosialisasi, Senin malam (5/6).

Kemudian disampaikan Rosmala Dewi, pada tahun 2022, bantuan program peremajaan kebun kelapa sawit sebanyak 12.800 Ha, sedangkan di tahun 2023 ini bantuan program peremajaan sebanyak 6.500 Ha.
“Diharapkan pada tahun 2024 mendatang program peremajaan perkebunan kelapa sawit meningkat lagi volumenya,” sampai Rosmala Dewi.
Kegiatan Sosialisasi Sapras Perkebunan Kelapa Sawit tingkat provinsi ini dilaksanakan selama 2 hari dengan narasumber Ujang Hermansyah, S.Hut., selaku Narasumber PPKH Daerah Lampung serta Hamdani, S.E., yang bertempat di Wilo Hotel, Jalan Putri Gading Cempaka, Kota Bengkulu.(HKS)















