Bengkulu,- Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu meresmikan Masjid Baiturahim Al Burhan dan Sekretariat Persatuan Doa Et Labora (PDOEL) yang ada di lingkungan Kantor Kejati Bengkulu
Presmian Masjid dan PDOEL tersebut dibangun dalam waktu sekitar 4 bulan.
Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar dan pejabat Utama Kejati Bengkulu, juga ada perwakilan Kementrian Agama Provinsi Bengkulu, FKUB, PGIW dan Pasto St Yohanes Penginjil Bengkulu.
“Mulai hari ini sudah kita resmikan, maka Masjid Baiturahim Al Burhan dan PDOEL mulai difungsikan. Jika ada kekurangan akan dilengkapi lagi kedepannya,” kata Kajati Bengkulu.
Selain itu, Kajati memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan masjid dan PDOEL. Dalam waktu lebih kurang 4 bulan, dua bangunan tersebut telah selesai dibangun dan siap digunakan.
Kedepan, Kajati berharap dengan adanya masjid dan PDOEL kerukunan umat beragama di Bengkulu makin erat. Masjid digunakan umat muslim untuk ibadah shalat serta ibadah lain. PDOEL digunakan jemaat digunakan untuk melayani menyangkut persekutuan doa serta layanan lainnya untuk umat kristiani.
“PDOEL digunakan untuk egiatan pelayanan menyangkut persekutuan doa yang sudah terbentuk 2 tahun lalu, kemudian layanan-layanan ibadah umat Nasrani,” pungkas Kajati Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bengkulu, Saeffudin mengatakan, apa yang dilakukan Kajati Bengkulu seperti mengukir sejarah, meresmikan Masjid dan PDOEL, dibangun berdekatan. Memperlihatkan pelayanan untuk umat muslim dan Nasrani. Selain itu juga, melanjutkan asta cita Presiden mengenai harmonisasi keruminan antar umat beragama.
Dalam kegiatan tersebut juga, Kakanwil Kemenag Bengkulu juga menyerahkan bantuan Al Qur’an untuk Masjid. Kemudian menyerahkan sertifikat arah kiblat. Dimana, Sertifikat arah kiblat menandakan arah kiblat telah diukur dan diverifikasi oleh tim ahli.(Iwan)















