Bengkulu Selatan, – Dalam rangka memperingati HUT Bengkulu Selatan ke 74. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop-UM) melakukan kegiatan parade launching Batik Sekundang yang nantinya diharapkan bisa menjadi kegiatan ekonomi masyarakat yang dibuka dengan berjalan kaki mulai dari Gedung DPRD sampai tugu Adipura dan kembali lagi.
Bupati Bengkulu Selatan,Gusnan MUlyadi,SE.MM mengatakan Batik Sekundang ini bukan milik satu orang tetapi milik Kabupaten Bengkulu Selatan,siapapun berhak mengembangkannya dan memasarkannya dan tidak boleh ada yang mengklaim batik sekundang milik pribadi.
“Karena batik sekundang ini sudah menjadi hak paten Bengkulu Selatan dengan berbagai ciri khas tertentu dengan bentuk gambar daun keladi,ada bunga raflesia,ada tulisan arab,bahkan kami berharap batik sekundang ini nantinya bisa dipasarkan sampai ketingkat pasar Nasional maupun Internasional,” kata Gusnan.
Selaian itu untuk terus memberikan corak khusus kepada bengkulu Selatan diharapkan setiap hari kamis ASN bisa menggunakan batik,sehingga batik sekundang ini terus berkembang dan semakin dikenal banyak orang.
Bukan itu saja,setiap ivenpun diharapkan bisa menggunakan batik tersebut,bahkan bisa dijadikan cendramata apabila nantinya ada tamu daerah,pihaknya juga berharap nantinya akan timbul pembatik – pembatik yang handal,untuk saat ini di Bengkulu Selatan hanya ada beberapa orang saja.
Adapun yang disampaikan oleh Kepala DisperindagKop Bengkulu Selatan Binagransya,SP.MM parade ini diikuti oleh seluruh ASN,kepala sekolah,siswa – siswi SD,SMP yang nantinya hal ini menjadi momen bahwa masyarakat Bengkulu Selatan merasa memiliki Batik Sekundang ini.
“Batik Sekundang ini sebenarnya sudah lama,tetapi selama ini pakum dan tidak ada ajakan untuk memasarkan,untuk itu kita berharap dengan parade ini kita bisa memperlihatkan kepada semua orang kalau kita punya batik yang sangat bagus,bahan kami juga meminta kepada seluruh ASN menggunakan batik sekundang setiap Kamis,” pungkas Binagransya.(Iwan/Adv)















