Radar Informasi News.com – Mahasiswa Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa dengan meraih prestasi gemilang di ajang International Mathematics Competition (IMC) ke-31 yang berlangsung di Blagoevgrad, Bulgaria, pada 5-11 Agustus 2024. Dalam kompetisi bergengsi ini, para mahasiswa Indonesia berhasil membawa pulang dua medali perak, tiga medali perunggu, dan satu penghargaan honorable mention.
“Selamat kepada para pemenang yang telah berjuang keras di ajang International Mathematics Competition. Ini adalah bukti dedikasi dan usaha maksimal yang telah diberikan. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” ujar Kepala Pusat Prestasi Nasional (Kapuspresnas) Kemendikbudristek, Maria Veronica Irene Herdjiono, Senin (12/8).

Peraih medali perak adalah Muhammad Jilan Wicaksono dari Universitas Indonesia (UI) dan Rama Sulaiman Nurcahyo dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Medali perunggu diraih oleh Ivan Hadinata dari UGM, Mohammad Ferry Husnil Arif dari UI, dan William Surya Putra dari Universitas Brawijaya (UB). Sementara, penghargaan honorable mention diraih oleh Parmenas dari Universitas Hasanuddin (Unhas).
Kapuspresnas menambahkan bahwa capaian tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada IMC 2023, Indonesia meraih dua medali perak dan empat honorable mention. “Prestasi tahun ini luar biasa dengan tambahan tiga medali perunggu. Selamat untuk semua peserta,” tambah Irene.
Selain itu, Muslih, Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Prestasi Nasional, turut menyampaikan apresiasinya saat menyambut kepulangan tim di Bandara Soekarno-Hatta. “Adik-adik ini adalah kebanggaan bangsa. Terima kasih atas kerja keras yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional,” kata Muslih.
Rama Sulaiman Nurcahyo, salah satu peraih medali perak, merasa bangga dengan pencapaiannya kali ini. “Tahun ini, persaingannya sangat ketat, tapi alhamdulillah saya bisa membawa pulang medali perak setelah tahun lalu hanya meraih honorable mention,” ungkap Rama.
Keberhasilan tim Indonesia ini tidak lepas dari dukungan dan pembinaan intensif yang diberikan oleh Pusat Prestasi Nasional. Selama di Bulgaria, para peserta didampingi oleh Tim Pembina IMC, yaitu Siti Fatimah dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Nanang Susyanto dari UGM, yang memastikan para mahasiswa siap menghadapi tantangan di ajang tersebut.
IMC sendiri merupakan ajang kompetisi matematika internasional untuk mahasiswa yang telah diadakan sejak 1994, dengan Indonesia pertama kali ikut serta pada tahun 2004. (Iwan)















