Bengkulu, – Memasuki usia ke-43 tahun pada 2025, Universitas Bengkulu (Unib) mencatat sejarah penting dengan berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini menjadi kado istimewa sekaligus bukti nyata dari berbagai upaya pengembangan yang telah dilakukan civitas akademika Unib.
Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc., menyampaikan bahwa capaian akreditasi unggul ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa. Namun, ia juga mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan ke depan, termasuk pembangunan rumah sakit pendidikan Unib.

“Harapan saya, dalam proses pergantian kepemimpinan yang berkelanjutan, rektor baru dapat melanjutkan apa yang telah dirancang. Kita memiliki rencana jangka panjang, menengah, hingga tahunan. Jika ada yang belum terlaksana, saya berharap bisa segera diselesaikan,” ungkap Retno.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa periode kepemimpinan Retno Agustina sejak 2021 hingga 2025 membawa banyak capaian gemilang. Dari peningkatan mutu akademik, penguatan riset, hingga pengembangan kerja sama, semua berujung pada pencapaian akreditasi unggul sebagai puncak prestasi.
“Predikat ini menjadi bukti bahwa Unib mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Ke depan, kami berharap semangat inovasi dan kolaborasi tetap menjadi budaya di kampus,” ujar Lisa.
Dengan capaian ini, Universitas Bengkulu semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumatera. Usia ke-43 tahun bukan hanya momentum refleksi perjalanan panjang, tetapi juga titik tolak untuk melangkah lebih maju dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
Adapun diketahui kepemimpinan Rektor Unib akan berganti tiga hari lagi, adapun Rektor terpilih DR Indra Cahyadinata.(Iwan)















