Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Pangdam XXI/Radin Inten Tegaskan Seleksi Taruna Akademi TNI Harus Bersih Tanpa “Main Uang”

Cloud Hosting Indonesia

Bandar Lampung, – Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menegaskan komitmennya untuk menjaga proses penerimaan Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026 berlangsung bersih, objektif, dan profesional. Penegasan itu disampaikan saat memberikan pengarahan kepada seluruh Panitia Seleksi Daerah (Panselinda) Lampung di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Jalan Tengku Umar, Penengahan, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Kamis (9/4).

Sebagai Ketua Panselinda Lampung, Pangdam menekankan pentingnya integritas seluruh panitia dalam menjalankan tugas seleksi sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Ia meminta setiap tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan pimpinan, tanpa toleransi terhadap penyimpangan.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada ruang untuk penyimpangan. Apabila terdapat perintah pimpinan yang tidak dilaksanakan, baik lisan maupun tertulis, maka hal tersebut merupakan bentuk insubordinasi,” tegas Pangdam.

Kegiatan pengarahan ini dihadiri sejumlah pejabat TNI dari tiga matra, di antaranya Danlanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, Danlanud Pangeran M. Bunyamin Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, Asintel Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Erwin Agung T. Wiyono, Aspers Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Faisal Amri, Aster Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Anang Sofyan Effendy, serta para ketua tim penguji dan anggota tim seleksi.

Pangdam juga mengingatkan agar seluruh panitia tidak tergoda oleh iming-iming materi ataupun praktik “main uang” yang dapat mencederai integritas seleksi. Menurutnya, hasil penerimaan harus benar-benar berdasarkan kemampuan peserta.

Ia menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi calon dari keluarga prajurit TNI.

“Tidak ada istilah orang dalam. Semua calon memiliki status yang sama. Bahkan apabila ada calon dari keluarga TNI, seharusnya mereka mampu menunjukkan kualitas yang lebih baik,” ujarnya.

Khusus kepada Tim Mental Ideologi (MI), Pangdam meminta proses pendalaman terhadap calon dilakukan secara objektif, komprehensif, dan tidak gegabah dalam mengambil kesimpulan.

Melalui pengarahan ini, Pangdam XXI/Radin Inten ingin memastikan proses rekrutmen Taruna Akademi TNI berjalan transparan, adil, serta mampu melahirkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas, berintegritas, dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *