Bengkulu, – Prajurit Pangkalan TNI AL (Lanal) Bengkulu turut ambil bagian dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) kapal wisata bahari KM Tiga Putra yang tenggelam di perairan Malabero, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, pada Senin, (12/05/2025).
Kapal nahas yang mengangkut wisatawan menuju Pulau Tikus itu tenggelam setelah mengalami kebocoran lambung dan menghantam karang akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di kawasan tersebut. Insiden ini memicu respons cepat dari Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Damkar, Dinsos, Tagana, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat setempat.

Tim SAR melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang garis pantai, memeriksa benda-benda milik korban, dan memastikan seluruh korban terdata. Berdasarkan laporan resmi, total penumpang dan awak kapal berjumlah 104 orang, terdiri dari 98 penumpang dan 6 anak buah kapal (ABK). Dari jumlah tersebut, 97 orang berhasil diselamatkan, sementara 7 orang dinyatakan meninggal dunia.
Setelah melakukan pencarian intensif dan dipastikan tidak ada lagi korban yang hilang, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Keikutsertaan prajurit Lanal Bengkulu dalam operasi ini menegaskan komitmen TNI AL dalam mendukung tugas kemanusiaan dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah perairan Bengkulu.
Prajurit Lanal Bengkulu juga terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kecelakaan laut, terutama di kawasan wisata bahari yang semakin ramai dikunjungi masyarakat.(PenLanalBku)















