Bengkulu – Program mudik gratis yang diinisiasi Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin bekerja sama dengan Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya para perantau asal Provinsi Bengkulu. Program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan transportasi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, di tengah tingginya permintaan tiket dan tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Pada Minggu (15/3/2026) malam, ratusan pemudik tujuan Bengkulu tiba dengan selamat dan disambut di Sekretariat DPD RI Perwakilan Provinsi Bengkulu. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu masyarakat perantauan yang mengalami kesulitan untuk memperoleh tiket perjalanan pulang kampung, baik melalui jalur darat maupun udara.
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, melalui Kepala Biro Persidangan II DPD RI Dr. Untung Putrajaya, menyampaikan bahwa program mudik gratis tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi yang aman, layak, dan terjangkau untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
“Banyak warga yang tidak mendapatkan tiket, sementara kondisi ekonomi juga belum sepenuhnya stabil. Karena itu beliau berinisiatif memfasilitasi pemudik bekerja sama dengan KAMSRI,” ujar Dr. Untung Putrajaya saat menerima para pemudik di Sekretariat DPD RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, program ini tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum asal Bengkulu dan wilayah Sumatera Bagian Selatan yang merantau di Pulau Jawa. Informasi mengenai program tersebut disebarluaskan melalui media sosial agar dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Secara keseluruhan, sekitar 500 pemudik berhasil difasilitasi melalui program mudik gratis ini. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Bagian Selatan, seperti Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, hingga Bengkulu.
Pengurus KAMSRI, Muhammad Akmal Hidayatullah, menjelaskan bahwa tingginya kebutuhan transportasi menjelang Lebaran menjadi dasar utama kolaborasi ini dilaksanakan. Ia menegaskan, pihaknya bersama Ketua DPD RI berkomitmen agar program mudik gratis ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang.
“Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, hingga Bengkulu,” ujar Akmal.
Ia menambahkan, khusus untuk pemudik dengan tujuan Bengkulu, tercatat sekitar 140 orang mengikuti program tersebut.
“Kami menargetkan program ini bisa berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.
Salah satu peserta mudik gratis, Juna, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini. Warga asal Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, itu menilai program mudik gratis telah menjadi solusi nyata bagi para perantau yang kesulitan menanggung biaya perjalanan dan memperoleh tiket di tengah lonjakan permintaan menjelang Lebaran.
“Program ini sangat luar biasa. Saya berharap ke depan bisa terus berlanjut karena sangat membantu kami para perantau,” ujar Juna.
Kantor DPD RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menilai program mudik gratis ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian sosial di momentum Idul Fitri. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran lembaga negara melalui kolaborasi dengan elemen masyarakat dalam menjawab kebutuhan langsung warga.
Kantor DPD RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini, khususnya KAMSRI, relawan, dan seluruh unsur pendukung yang terlibat sejak proses pendataan, keberangkatan, hingga penyambutan para pemudik.
Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, terutama para perantau asal Bengkulu yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan selamat.(Raffa)















