Radar Informasi News, – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) YAKESMA kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan logistik sebanyak 8 ton bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan donasi dari berbagai elemen masyarakat Provinsi Bengkulu, mulai dari donatur perorangan, relawan, hingga para petani dan warga Bengkulu Selatan.

Ketua Zakat Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Hj. Sefti, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat YAKESMA yang dinilai menjadi pelopor pengiriman bantuan kemanusiaan pascabencana banjir. Ia menilai respons sigap tersebut mencerminkan pengelolaan zakat yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan umat.

“Atas nama Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan terima kasih kepada YAKESMA yang telah memfasilitasi dan melepas bantuan kemanusiaan ini. YAKESMA menjadi lembaga pertama yang bergerak, dan hal ini patut diapresiasi,” ujar Hj. Sefti.
Ia juga berharap sinergi antara Kemenag dan YAKESMA terus diperkuat, sekaligus mendorong lembaga zakat lainnya untuk aktif terlibat dalam aksi sosial dan kebencanaan. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga akan memperbesar manfaat zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Koordinator Donatur Yayasan Bengkulu Madani, Sukirdi, menjelaskan bahwa total bantuan mencapai 8 ton yang dikumpulkan dari berbagai lapisan masyarakat. Donasi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap saudara-saudara yang terdampak banjir.
“Bantuan ini berasal dari masyarakat Bengkulu, termasuk para petani yang baru panen. Kami berharap ini dapat meringankan beban korban sekaligus menggerakkan pihak lain untuk ikut membantu,” jelasnya.
Ketua LAZNAS YAKESMA menambahkan, bantuan yang dikirimkan terdiri dari 4 ton beras, 3 ton minuman kemasan cup, serta pakaian layak pakai yang telah melalui proses sortir ketat. Relawan YAKESMA dijadwalkan berada di lokasi penyaluran selama sekitar satu pekan untuk memastikan bantuan tersalurkan secara optimal di beberapa wilayah terdampak di tiga provinsi.
Melalui aksi ini, YAKESMA berharap semangat solidaritas dan gotong royong masyarakat Bengkulu terus tumbuh sebagai kekuatan bersama dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana. (Iwan)















