Alaku
Alaku

UPTD MEKTAN DTPHP Provinsi Gelar Bimtek Pengoperasionalan Dan Perawatan Cultivator

Cloud Hosting Indonesia


 
Bengkulu – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Mekanisasi Pertanian (MEKTAN) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Bengkulu melaksanakan acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoperasionalan dan Perawatan Cultivator pada hari ini Selasa (30/8) di Aula Hotel Latansa Jalan Tribrata No. 02 Kelurahan Cempaka Permai, Kota Bengkulu.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas (Kadis) TPHP Provinsi Bengkulu Ir. Ricky Gunarwan, yang dihadiri oleh para peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya Kadis TPHP menyampaikan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat telah banyak memberikan bantuan Alat & Mesin Pertanian (Alsintan). “Kepada para kelompok tani, telah diberikan Alsintan seperti Handtraktor, Powerthreser, Cultivator, dan lain sebagainya guna memodernisasi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya Bimtek pengoperasionalan dan perawatan alsintan cultivator ini diharapkan keberadaan berbagai alat dan mesin tersebut bisa jadi lebih optimal penggunaanya dalam rangka meningkatkan produktivitas petani di Provinsi Bengkulu.” ujar Kadis Ricky Gunarwan.
 
Sementara itu Kepala UPTD MEKTAN DInas TPHP Provinsi Bengkulu Dra. Ema Amalia, M.AP menyampaikan acara bimtek ini diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 30 Agustus – 1 September 2022. “Kegiatan ini diikuti oleh tiga puluh orang peserta, terdiri dari para petani sebanyak dua puluh dua orang dan sisanya dari pengelola/operator bengkel Aslintan dan Brigade Alsintan di kabupaten/kota se- Provinsi Bengkulu dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan cara menggunakan cultivator kepada para petani serta meningkatkan Sumber Daya Manusisa (SDM) petani dan pengelola Brigade Alsintan di Provinsi Bengkulu.” ungkap Ema.

“Para peserta tidak hanya menerima materi berupa teori-teori saja, tetapi lebih banyak melakukan praktek operasional langsung di lahan pertanian oleh narasumber dari UPTD MEKTAN dan PT. Tanikaya Multi Sarana. Selain itu juga diberikan materi mengenai perawatan cultivator sehingga umur pakai alat bisa lebih lama” tambah Ema.
 
Cultivator merupakan alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder. “Berbeda  dengan Handtraktor yang digunakan untuk lahan persawahan, Cultivator banyak digunakan di lahan tanaman hortikultura, Cultivator berfungsi mengaduk dan menghancurkan gumpalan tanah yang besar, sebelum penanaman (untuk mengerasi tanah) maupun setelah benih atau bibit tertanam (untuk membunuh gulma). Berbeda dengan garu mengaduk sebagian besar permukaan tanah, kultivator mengaduk tanah sebagian saja secara hati-hati sehingga tidak mengganggu tanaman pertanian.” tutup Ema.(cw1/Adv)
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *