Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

493 KK di Malabero Terima Bantuan Beras, Masing-Masing Dapat 30 Kg

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, Radar Informasi News.Com – Sebanyak 493 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, menerima bantuan pangan berupa beras, Kamis pagi (17/9/2026). Penyaluran yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan melalui pemerintah kelurahan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Bantuan beras itu disalurkan kepada warga di seluruh 12 Rukun Tetangga (RT) yang berada di wilayah Kelurahan Malabero. Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras yang merupakan alokasi bantuan untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kelurahan Malabero, Agus Susanto, S.Sos., menjelaskan, jumlah penerima bantuan mencapai 493 KK. Masing-masing keluarga mendapatkan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan 10 kilogram per bulan.

“Jumlah penerima bantuan ini sebanyak 493 orang, masing-masing mendapatkan 30 kilogram beras. Bantuan tersebut bukan untuk satu bulan, melainkan tiga bulan, mulai Juli, Agustus sampai September. Masyarakat menerima beras setiap bulannya 10 kilogram,” ujar Agus.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang masuk kategori miskin, khususnya warga dalam desil 1 sampai 4. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Bantuan pangan ini sengaja diberikan kepada masyarakat yang dikategorikan miskin, termasuk dalam desil 1 sampai 4. Artinya, bantuan ini benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk sekadar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semoga beras yang kita bagikan bisa bermanfaat dan berguna,” ungkapnya.

Agus menambahkan, Kelurahan Malabero menerima sebanyak 1.479 karung beras untuk dibagikan kepada 493 penerima. Jumlah tersebut disesuaikan dengan alokasi bantuan pangan yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia berharap penyaluran bantuan tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan beras masyarakat, tetapi juga turut menjaga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga.

“Dengan adanya beras di tengah masyarakat, diharapkan pasokan pangan dapat meningkat dan kebutuhan warga bisa lebih terbantu,” pungkas Agus.(Adek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *