Bengkulu – Sejumlah pedagang terompet dan kembang api musiman mulai bermunculan di Kota Bengkulu jelang perayaan tahun baru 2023. Para penjual musiman itu ibarat petani sedang panen raya. Mereka membuka lapak di sepanjang jalan protokol kota diantaranya di jalan Soeprapto, S. Parman, MT. Haryono dan jalan Kalimantan, Rawa Makmur.

Warga cukup antusias mendatangi penjual terompet dan kembang api di wilayah tersebut.
Salah seorang penjual bernama Peki Alexander yang berjualan di kawasan jalan Kalimantan, Rawa Makmur mengatakan bahwa momen pergantian tahun baginya dan para pedagang lain merupakan momentum untuk mengais rezeki dengan menjual terompet hingga kembang api.
“Terompet yang dijual ini, untuk ukuran kecil diharga 20 ribu per buah, sedangkan yang ukuran besar diharga 25 ribu per buah.” ujar Peki Alexander yang ditemui di kawasan jalan Kalimantan Rawa Makmur, Sabtu sore (31/12).
Lebih lanjut dikatakan Peki yang berjualan didampingi istrinya Lastri, jika cuaca baik, tidak hujan, dirinya akan berjualan hingga detik-detik pergantian tahun.
“Semoga cuaca hari ini sampai malam nanti cerah, tidak hujan sehingga kami bisa berjualan hingga saat pergantian tahun tepat pukul 00.00 WIB.” kata Peki.
Kemudian untuk kembang api, ungkap Peki ia menyediakan berbagai jenis kembang api mulai dari kembang api roman candle, telor naga, kembang api asap, kembang api kawat kecil, hingga kembang api pancaran.
“Kembang api yang kami jual harganya mulai dari paling murah 5 ribu hingga yang paling mahal itu ada yang harganya 100 ribu.” jelas Peki.
Sementara itu pedagang terompet dan kembang api lainnya, bernama Ijal mengatakan bahwa jumlah pedagang saat ini belum terlalu banyak, mungkin masih terpengaruh pandemi Covid-19.
“Kami bersyukur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19, tahun ini alhamdulillah penjualan dari terompet dan kembang api cukup lumayan.” demikian Ijal.
(Penulis : Hasnul Kasdi – Editor : Ahmad Nasti Nasution)















