Bengkulu – Guru honorer kategori P3 Rabu (27/12) mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Kedatangan ratusan guru honorer P3 ini langsung diterima ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi.
Dari pertemuan yang dilakukan ratusan Guru honorer P3 bersama DPRD Provinsi Bengkulu khususnya Komisi IV, para guru menuntut DPRD maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di 2024.
Koordinator FGPNS Provinsi Bengkulu, Ellya Oktarina mengatakan, guru yang tergabung dalam guru honorer P1 sampai P4 yang berharap bisa diangkat juga menjadi PPPK untuk yang belum diangkat tahun 2023.
“Terutama maksud kedatangan Kami ke (DPRD Provinsi Bengkulu) memperjuangkan guru honorer yang belum diangkat tahun ini bisa diangkat juga di tahun 2024 sebagai guru PPPK,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ellya menjelaskan, untuk guru honorer P1 berjumlah 618 telah lulus semua sebagai PPPK tahun 2023 ini.
Namun, Khusus untuk guru honorer kategori P2 ada 9 orang yang belum diangkat.
“Syarat pembukaan formasi P3 dan P4 setelah semua P1 dan P2 tuntas. Sekarang P2 ada 9 orang yg belum,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi menambahkan, formasi guru PPPK tahun 2023 hanya 631 sedangkan guru honorer ada 6.001 di SMA/SMK se Provinsi Bengkulu sehingga belum keseluruh terakomodir.
“Kita mengharapkan tahun 2024 bisa diakomodir secara bertahap sesuai dengan usulan Pemprov yang diatur di PMK nomor 110 tahun 2023, sehingga tuntutan guru P3 ini bisa diakomodir terealisasi di 2024,” pungkas Edwar.(Yadi)















