Benģkulu, – Setelah pleno KPU Provinsi Benģkulu dan ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak secara pribadi untuk Caleg DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu dengan Raihan suara 150.052 Hj. Dewi Coryati M.Si mengucapkan terima kasih, dan terkait namanya yang disebut-sebut dalam Pilkada baik Pilkada Provinsi maupun Pilkada Kota Bengkulu. Politisi perempuan PAN yang masuk periode keempat ini di Senayan mengungkapkan dia menyerahkan semua itu kepada partai, “Pertama-tama saya ucapkan selamat dan berterima kasih kepada seluruh kader, pengurus, serta pemilih Partai Amanat Nasional (PAN) dalam hal ini terima kasih karena telah kembali memberikan amanah saya mewakili masyarakat Provinsi Benģkulu di parlemen. Ini merupakan bukti bahwa kerja kita selama lima tahun berhasil masyarakat lebih mempercayai dibuktikan dengan adanya peningkatan suara dari dua DPRD Provinsi sekarang menjadi enam dan DPR RI juga peningkatan suara yang signifikan baik secara pribadi maupun secara partai. Membuktikan bahwa kerja yang dilakukan oleh PAN selama ini adalah kerja yang diinginkan oleh masyarakat,” ungkap Dewi Coryati pada Radar Informasi News.Com, Sabtu (9/3).
Untuk perjuangan kedepan. Dewi Coryati yang saat ini masih tergabung bersama Komisi X DPR RI memastikan untuk melanjutkan kerja nyata yang memang disukai masyarakat. “Memperjuangkan pendidikan, juga meningkatkan pariwisata jadi kita fokus supaya APBD meningkat secara cepat lewat pariwisata dan industri ekonomi kreatif. Itu yang akan kita lakukan, karena pelantikan itu nanti tanggal 1 Oktober 2024. Kita belum tahu nanti partai akan menempatkan posisi yang mana. Tapi sampai 1 Oktober saya akan melanjutkan kerja nyata yang disukai masyarakat,” jelasnya.
Terkait namanya disebut-sebut dalam Pilkada baik provinsi maupun kota. Dewi Coryati menegaskan, jika namanya disebut-sebut itu hal yang lumrah. Namun untuk sikapnya sendiri dalam Pilkada serentak tahun 2024 ini, dia mempercayakan sepenuhnya kepada partai, “Begini ya. Pilkada itu adalah kewenangan dari partai. Partai akan lebih tahu, siapa yang sih yang harus maju, siapa sih kader yang paling berpotensi. Kemudian siapa kader yang bisa mensupport seperti Pilkada lalu itu, saya diminta sebagai ketua tim pemenangannya saudaraku Helmi. Dan itulah yang kita lakukan, jadi kalau nama saya disebut-sebut ya kita bersyukur ada kader PAN yang disebut, jika tidak disebut-sebut, itu malah mengkhawatirkan. Kemudian soal memutuskan apakah akan maju Pilkada atau tidak? Itu adalah keputusan partai,” pungkasnya. (Iwan)















