Bengkulu, – Setiap pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) termasuk yang ada di Provinsi Bengkulu, dinilai harus bisa memasarkan produk yang telah hasilkan.
Demikian disampaikan Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Hj. Dewi Coryati, M.Si disela-sela Bimbingan Teknis (Bimtek peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pelaku ekraf melalui Public Speaking, Sabtu 23 Maret 2024.

“Tentunya memasarkan produk yang dimaksud harus dilakukan secara baik. Maka dari itu, Bimtek seperti ini sangat perlu terutama bagi pelaku ekraf,” ungkap Dewi.
Menurut Dewi, Bimtek ini merupakan bekal awal yang diharapkan, dapat meningkatkan kemampuan Public Speaking ataupun teknik bicara pelaku ekraf.
“Kalau tidak dibekali dengan kemampuan atau teknik bicara yang baik, bagaimana mereka bisa memasarkan produk yang dihasilkan. Termasuk juga disaat membicarakan tentan potensi wisata yang ada,” kata Dewi.
Sehingga, lanjut Dewi, dalam memasarkan produk seperti ekraf ataupun pariwisata, salah satu kuncinya harus pandai berbicara. Kemampuan itu, bisa diperoleh dari Bimtek ini.
“Ketika sudah memiliki teknik bicara yang baik, maka pelaku ekraf bisa secara lancar menyampaikan seperti nilai-nilai keunggulan dari produk-produk atau pariwisata yang ada di daerah kita,” ujar Dewi.

Dibagian lain, Dewi menargetkan, dengan Bimtek ini dapat memacu para pelaku ekraf untuk bisa meningkatkan teknik berbicaranya, sehingga mereka bisa mempromosikan produk atau potensi wisata dengan baik.
“Tujuan akhirnya tentu saja dalam upaya memasarkan produk, baik itu seperti ekraf atau pun pariwisata, dapat tercapai hasil yang maksimal,” sampai Dewi.
Lebih lanjut Dewi mengemukakan, sejauh ini sudah cukup banyak SDM di Provinsi Bengkulu, yang telah mengikuti Bimtek seperti yang digelar hari ini.
“Alamdulillah, Bimtek ini telah menunjukkan hasil yang baik pula bagi sektor ekraf dan pariwisata di Provinsi Bengkulu. Tapi karena keterampilan, khususnya teknis berbicara ini bukan barang instan, tetap saja kita berharap pelaku ekraf dapat terus mengembangkan diri,” demikian Dewi.
Kegiatan Bimtek yang digelar Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) RI tersebut, diikuti sekitar 100 peserta dari Kabupaten Kepahiang. (Iwan)















