Padang Pariaman, RADARINFORMASINEWS.COM, – Sebuah bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Jumat (16/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh pergerakan tanah di tebing yang terletak di Jorong Lolong Kajai, Nagari Parit Malintang, Kecamatan Anam Lingkuang.
Akibat kejadian ini, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Berdasarkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tidak ada kerugian material yang signifikan, namun nyawa satu warga tidak dapat diselamatkan.
Sebagai respon cepat terhadap bencana ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman bersama tim gabungan dari SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Mereka segera melakukan asesmen serta mengevakuasi korban yang tertimbun longsor. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.
BNPB dalam pernyataannya juga mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman untuk tetap waspada, terutama di saat musim hujan. Mereka menekankan bahwa jika hujan turun secara terus menerus lebih dari satu jam dan jarak pandang berkurang hingga kurang dari 100 meter, maka masyarakat yang tinggal di sekitar tebing curam dan minim vegetasi agar segera melakukan evakuasi mandiri untuk menghindari kemungkinan terjadinya bencana serupa.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama di wilayah yang rawan longsor seperti Padang Pariaman. Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan upaya pencegahan lebih lanjut dan menyediakan fasilitas evakuasi yang memadai guna mengurangi risiko korban jiwa di masa mendatang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan arahan dari pihak berwenang, agar dapat mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi potensi bencana.(Iwan)















