Bengkulu, – Universitas Bengkulu resmi melaksanakan partial inauguration Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Bengkulu yang berlokasi di Kampus IV Jalan Indragiri, Kota Bengkulu. Acara peresmian ini dihadiri CEO Saudi Fund for Development (SFD), perwakilan Kemendikbudristek, Kemenkeu, Bappenas, Kemenkes, jajaran Universitas Bengkulu, pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.
Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa keberadaan rumah sakit ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan universitas.
“Fasilitas canggih ini mewakili era baru kolaborasi, inovasi, dan perawatan kesehatan. RSP akan mendukung pendidikan profesi dokter, penelitian, serta layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Bengkulu. Visi kami adalah menjadi unggul, berbudaya, dan berdaya saing internasional, sejalan dengan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
RSP Universitas Bengkulu dibangun di atas lahan seluas 18.429 m² dengan dukungan dana hibah luar negeri dari Saudi Fund for Development (SFD). Menurut Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Yefriza, S.E., MPPM, Ph.D., rumah sakit ini akan terdiri dari tiga blok gedung, yakni dua blok setinggi tiga lantai dan satu blok setinggi enam lantai. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang poliklinik, rawat inap, manajemen, radiologi, instalasi gizi, farmasi, rehab medis, IGD, ICU, ruang operasi, serta 120 tempat tidur pasien.
Menariknya, seluruh gedung RSP dirancang dengan teknologi anti gempa. Salah satu blok yang menaungi instalasi vital seperti IGD, ICU, ruang bersalin, dan ruang operasi dilengkapi base isolator untuk mereduksi dampak gempa. “Kami berharap RSP menjadi aset berharga bagi universitas dan masyarakat Bengkulu, sekaligus mampu tetap beroperasi meski pasca gempa,” tambah Yefriza.
Dengan kehadiran RSP, Universitas Bengkulu tidak hanya memperkuat fungsi pendidikan kedokteran, tetapi juga menghadirkan pilihan layanan kesehatan yang memadai, profesional, dan berdaya saing global.(Iwan)















