Bengkulu, – Senat Universitas Bengkulu (Unib) menggelar rapat khusus untuk mendengarkan paparan kinerja 100 hari Rektor Universitas Bengkulu periode 2025–2029 sekaligus arah keberlanjutan institusi, Selasa (20/1/2025). Rapat yang berlangsung terbuka di Ruang Rapat III Gedung Rektorat Unib tersebut dipimpin Ketua Senat Unib, Prof. Dr. Herawan Sauni, S.H., M.S., didampingi Sekretaris Senat Prof. Dr. Drs. Mukhammad Farid, M.S.
Ketua Senat Unib, Prof. Herawan Sauni, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk konsolidasi awal kepemimpinan rektor baru. Meski tidak diwajibkan secara normatif, paparan kinerja 100 hari dinilai penting sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas tata kelola universitas.
“Ini merupakan inisiatif yang patut diapresiasi. Forum Senat dijadikan ruang terbuka untuk menyampaikan capaian, menyerap masukan, dan menyamakan arah pembangunan Unib secara kolektif,” ujar Prof. Herawan.
Dalam paparannya, Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si., menegaskan bahwa 100 hari pertama kepemimpinan difokuskan pada penataan sistem, konsolidasi organisasi, dan penyelarasan kebijakan lintas bidang. Menurutnya, fase awal ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan institusi dalam jangka menengah dan panjang.
“Seratus hari ini bukan semata soal capaian kuantitatif, tetapi membangun sistem kerja yang tertib, akuntabel, dan berorientasi dampak,” tegas Prof. Indra.
Ia menjelaskan, visi Unib 2025–2029 diarahkan pada terwujudnya kampus unggul yang memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan berkualitas, riset yang bermanfaat, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberdayakan, sejalan dengan pembangunan nasional berkelanjutan.
Paparan rektor dilanjutkan oleh para wakil rektor. Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Kamaludin, S.E., M.M., memaparkan penguatan mutu akademik, percepatan akreditasi program studi unggul, serta penataan sistem akademik dan pascasarjana. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Yulian Fauzi, S.Si., M.Si., menyoroti stabilitas keuangan, penataan regulasi internal, serta peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Agustin Zarkani, S.P., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa capaian prestasi mahasiswa dalam 100 hari telah mencapai lebih dari separuh target tahunan, disertai penguatan layanan karier dan jejaring alumni. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si., M.Sc., Ph.D., memaparkan penguatan pendanaan, infrastruktur, serta internasionalisasi Unib.
Menutup rapat, Rektor Unib menegaskan peran strategis Senat Universitas sebagai mitra dalam menjaga kesinambungan kebijakan dan arah pembangunan institusi.
“Unib kini memasuki fase akselerasi. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat sistem, dan memastikan setiap kebijakan memberi dampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat,” pungkasnya.
Rapat Senat ini menandai komitmen Universitas Bengkulu dalam mengawal perubahan secara terbuka, terukur, dan berkelanjutan menuju kampus yang semakin unggul dan berdaya saing. (Iwan)















