Bengkulu, – Dalam Rapat Dengar Pendapat Anggota Komisi X DPR RI Dapil Bengkulu Hj. Dewi Coryati bersama Kepala BRIN, mendorong agar riset dan inovasi tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program PKPRIM telah terbukti memberi dampak nyata bagi masyarakat Bengkulu, mulai dari solusi kesehatan seperti penanganan kecacingan hingga peningkatan kapasitas menulis jurnal ilmiah. Ke depan, program ini perlu diperluas agar manfaat riset juga menjangkau masyarakat di kampung-kampung,” ungkap srikandi PAN tersebut.
Dewi Coryati juga mengapresiasi dokumentasi riset BRIN sejak tahun 1970-an yang menjadi modal penting dalam menyusun strategi pembangunan berbasis potensi daerah. Bengkulu memiliki keunggulan riset yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan untuk mendorong pembangunan lokal.
Sejalan dengan upaya tersebut, percepatan implementasi Rumah Inovasi Indonesia perlu segera diturunkan menjadi Rumah Inovasi Daerah agar inovasi tidak terpusat di Jakarta, melainkan hadir nyata di daerah.
Dalam konteks penguatan peran BRIN tersebut, saya mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. atas amanah sebagai Kepala BRIN. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, BRIN semakin mampu menghadirkan riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Inovasi harus hadir tanpa batas, dari pusat hingga kampung, demi kesejahteraan masyarakat.(Ist)















