Bengkulu, – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri. Dua petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Bengkulu, Deni Arif dan Deni Daffa, sukses menembus ajang internasional dengan tampil di UFC Shanghai, China. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa atlet dari daerah mampu bersaing di panggung dunia melalui kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang tepat.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi penuh dari Kapolresta Bengkulu, Kombespol Rahmad Hidayat. Ia menilai pencapaian ini bukan hanya kebanggaan bagi kedua atlet, tetapi juga menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga bela diri di Bengkulu.
“Ini bukan sekadar prestasi individu, tetapi inspirasi bagi generasi muda. Anak daerah bisa bersaing di level dunia jika memiliki tekad dan pembinaan yang konsisten,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa prestasi seperti ini harus menjadi contoh positif, terutama bagi anak muda agar menjauhi aktivitas negatif seperti balap liar maupun pergaulan yang tidak sehat.
Kesuksesan Deni Arif dan Deni Daffa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, pelatih, hingga lingkungan yang mendukung. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam membentuk mental dan kemampuan atlet hingga mampu tampil di ajang bergengsi.
Peran pembina olahraga bela diri di Bengkulu, seperti Nuzuludin dan Sudisman selaku anggota DPRD Kota Bengkulu, juga mendapat apresiasi atas komitmen mereka dalam membangun ekosistem pembinaan atlet.
Sementara itu, Pelatih Infight Camp Bengkulu, Dedi Armansyah, menyebut pencapaian ini sebagai langkah awal kebangkitan MMA di Bengkulu. Ia optimistis ke depan akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari daerah ini.
“Ini baru permulaan. Kami akan terus mencetak petarung yang mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk semakin serius dalam mengembangkan pembinaan olahraga berkelanjutan, demi melahirkan generasi atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.(Raffa)















