Alaku
Alaku

Gubernur Bengkulu Minta Pertamina Jemput Bola, Datangi Warga yang Kendaraannya Rusak Diduga Akibat Pertalite

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meminta PT Pertamina Patra Niaga bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu turun langsung menemui masyarakat yang mengeluhkan kerusakan sepeda motor yang diduga terjadi setelah menggunakan BBM jenis Pertalite.

Helmi menegaskan, Pertamina tidak cukup hanya menunggu laporan atau pengaduan resmi dari konsumen. Pihak terkait diminta menerapkan pola jemput bola dengan mendatangi langsung warga yang mengalami gangguan pada kendaraan mereka.

Arahan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat melakukan siaran langsung melalui platform TikTok, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Helmi meminta Pertamina dan Dinas ESDM segera bergerak ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Menurutnya, langkah cepat diperlukan agar warga tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kepastian atas persoalan yang mereka alami.

“Pertamina jangan hanya menunggu laporan masyarakat. Datangi warga yang motornya bermasalah,” demikian arahan Helmi dalam siaran tersebut.

Helmi juga meminta Dinas ESDM Provinsi Bengkulu aktif berkoordinasi dengan Pertamina untuk menelusuri laporan masyarakat. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui secara teknis penyebab gangguan kendaraan sekaligus memastikan kualitas BBM yang digunakan.

Keluhan terkait dugaan Pertalite bermasalah sebelumnya menjadi perhatian masyarakat Bengkulu setelah muncul laporan sejumlah sepeda motor mengalami gangguan mesin setelah melakukan pengisian BBM.

Namun, hingga kini penyebab kerusakan kendaraan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pengujian teknis terhadap kendaraan maupun pemeriksaan kualitas BBM diperlukan untuk memastikan apakah gangguan tersebut memiliki keterkaitan dengan Pertalite.

Helmi berharap Pertamina dan Dinas ESDM tidak hanya bersikap menunggu, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk menerima keluhan, melakukan pemeriksaan, serta memberikan penjelasan secara transparan.

Dengan langkah tersebut, masyarakat yang kendaraannya mengalami masalah diharapkan memperoleh kepastian mengenai penyebab kerusakan dan tindak lanjut yang akan dilakukan pihak terkait.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *