Bengkulu, – Hingga Menjelang Pertengahan Oktober, Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Bengkulu pada pagi hari. Kondisi ini membuat kualitas udara sempat berada pada kategori sangat tidak sehat, yang diduga akibat asap kebakaran hutan dan lahan dari sejumlah provinsi tetangga.
Kondisi tersebut terjadi terutama pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sejumlah kawasan di Kota Bengkulu tampak diselimuti kabut asap tipis.
BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu beberapa waktu lalu menyebut, kondisi udara yang memburuk tersebut bukan disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan berskala besar di wilayah Bengkulu.
Asap diduga merupakan kiriman dari wilayah provinsi tetangga yang tengah mengalami kebakaran hutan dan lahan. Asap kemudian terbawa oleh pergerakan angin hingga masuk ke wilayah Bengkulu.
Lalu, Kualitas udara di Kota Bengkulu kembali membaik pada siang hingga sore hari seiring perubahan pola dan arah pergerakan angin.
Masyarakat diimbau tetap mewaspadai kondisi kualitas udara, terutama pada pagi hari ketika kabut asap masih berpotensi terjadi.(Yadi)














