Bengkulu – Alsintan adalah singkatan dari Alat dan Mesin Pertanian, yaitu peralatan yang dioperasikan tanpa atau dengan motor penggerak untuk kegiatan budidaya, pemeliharaan, panen, pasca panen, pengolahan hasil tanaman, peternakan dan kesehatan hewan.
Dikatakan oleh Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Helmi Yuliandri, S.P., M.T., salah satu keunggulan menggunakan alsintan dapat meningkatkan produktivitas. Sebab, alsintan juga bisa meminimalisir kerugian, elain itu dengan alsintan aktivitas pertanian menjadi lebih cepat dan efektif.
“Kita harus mengikuti zaman. Untuk mendukung pertanian yang maju, mandiri dan modern, petani pun harus membuka diri terhadap kemajuan teknologi,” kata Helmi Yuliandri, Jum’at (2/9).
Helmi Yuliandri menuturkan, bukan hanya sebatas proses budidaya dan pascapanen, peran alsintan juga berguna dalam upaya pengembangan proses hasil panen menjadi aneka produk pangan tambahan. Alsintan menjadi pemicu transformasi teknologi kepada petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.
“Kita tidak bisa mengandalkan cara bertani konvensional. Jika tidak, kita bisa tertinggal, penggunaan alat-alat modern tidak bisa dihindari.” tuturnya.
“Sekarang sudah era 4.0, era dimana teknologi dimanfaatkan di berbagai sektor. Pertanian juga demikian. Oleh sebab itu, petani harus adaptif terhadap penggunaan teknologi jika ingin pertanian berkembang,” pungkas Helmi Yuliandri.(08/Adv)















