Bengkulu – Banjir yang melanda beberapa wilayah di kota Bengkulu dalam dua hari terakhir ini sejak Selasa malam (24/1-red) hingga siang ini telah berangsur surut, begitu juga dengan ruas jalan utama yang terendam banjir telah dapat dilewati oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, seperti ruas jalan Kalimantan dan jalan Irian.
Erdi Rahman atau yang biasa dipanggil Ujang, salah satu warga RT. 03 RW. 01 kelurahan Tanjung Agung menceritakan awal banjir masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 02.00 WIB Senin dini hari (23/1-red). “Rumah kami mulai masuk air sekitar jam 2 malam, kami di rumah ini cuma berdua, saya dan istri, karena anak-anak telah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri.” ujar Ujang yang ditemui di kediamannya, Rabu siang (25/1).
“Karena cuman berdua di rumah ini, dan kondisi kami sudah tua, jadi sewaktu banjir tidak sempat menyelamatkan barang-barang perabotan rumah tangga seperti televisi, lemari es, mesin cuci, tempat tidur, kursi tamu dan yang lainnya, saya cuman sempat menyelamatkan sepeda motor.” cerita Ujang.
Kemudian diungkapkan Ujang, sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam, banjir mulai berangsur surut, begitupun dengan yang di jalan raya, airnya sudah surut.
“Sejak tadi malam hingga pagi dan siang ini, air telah berangsur surut, dan kami pun mulai membersihkan rumah yang kotor oleh endapan banjir serta menjemur perabotan seperti kursi tamu dan tempat tidur.” ungkap Ujang.
Ketika ditanya selama banjir ini apakah dirinya mendapatkan bantuan, dengan nada lirih Ujang mengatakan tidak ada bantuan apapun dari pemerintah baik dari pihak kelurahan, kecamatan dan dinas sosial. “Selama banjir ini kami mendapat bantuan hanya dari keluarga sendiri, anak, adik dan keponakan saya, hingga hari ini belum ada bantuan dari pemerintah.” kata Ujang.
“Sebagai rakyat kecil, warga masyarakat biasa kami berharap banjir ini jangan sering terulang, karena akhir-akhir ini dalam satu tahun bisa sampai lima atau enam kali banjir melanda daerah kami dimana sebelumnya paling banjir itu dua kali dalam setahun.” tutup Ujang.(HKS)















