Bengkulu, – Bank Bengkulu telah memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai imbal hasil saham yang telah diberikan kepada pihaknya.
Yang mana saat ini untuk membantu pembangunan di Bengkulu Selatan pihak Bank Bengkulu Salurkan CSR dengan memberikan pemasangan lampu jalan di Tebat Gelumpai serta Tebat Rukis untuk penerangan sehingga dua lokasi wisata ini bisa terlihat indah dan nyaman dimalam hari.
Plt Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi,SE.MM menyampaikan penyaluran CSR yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan sebesar Rp.900 juta.Yang mana nantinya sesuai dengan harapan Bupati dan Wakil Bupati nantinya di Tebat Gelumpai serta Tebat Rukis bisa dibangun untuk UMKM,sehingga dengan fasilitas yang diberikan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Yang nantinya,untuk membuatkan tenda – tenda UMKM bisa dikoordinasikan kepada pihak kami,siapa tahu nantinya kami bisa menyesuaikannya.Bahkan sudah ada yang menyampaikan kepada kami yang membuka UMKM di Tebat Gelumpai serta Tebat Rukis pelaku usaha yang memang membutuhkan,dan yang terpenting mentaati peraturan daerah yang ada,seperti taat akan pajak dan sebagainya,”papar Iswahyudi saat menyampaikan sambutannya di Tebat Gelumpai Kamis(12/02).
Hal seperti ini sudah sering dilakukan oleh Bank Bengkulu,baik itu di Provinsi maupun Kota dan Kabupaten.Sehingga pelaku UMKM yang taat akan pajak akan diseleksi,mendapatkan hadiah dari bank Bengkulu berupa berangkat Umroh secara gratis.
“Saat ini kami dari Bank Bengkulu siap membantu pemerintah untuk kemajuan daerah.Jangan pernah bosan untuk mencintai Bank Bengkulu.Karena dengan menjadi nasabah bank Bengkulu kita sudah berkontribusi membangun daerah kita sendiri,karena semua pajak dari Bank Bengkulu akan kembali ke Bengkulu
Adapun yang disampaikan oleh Bupati Bengkulu Selatan H.Rifai Tajuddin,S.Sos peresmian pesangan lampu ini untuk penerangan kawasan Tebat sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik kepada masyarakat.Serta menjadi momentum penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya pada sektor sarana dan prasarana publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan dan pemasangan lampu penerangan di kawasan Tebat merupakan bagian dari komitmen kita sebagai Pemerintah Daerah untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi warga.Keberadaan penerangan yang memadai tidak hanya meningkatkan aspek estetika kawasan, tetapi juga berdampak signifikan terhadap keamanan dan aktivitas ekonomi masyarakat.Penerangan kawasan publik seperti Tebat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari. Dengan fasilitas yang lebih baik, kita harapkan kawasan ini semakin hidup, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Rifai.
Pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat serta perencanaan yang matang. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, lanjutnya, akan terus berupaya menghadirkan program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sama halnya yang disampaikan oleh Kepala Bapedda Litbang Bengkulu Selatan Fikri Aljauhary,S.STP.MM melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Yemi Fitriani, ST., M.Si., yang menyampaikan bahwa pembangunan lampu penerangan kawasan Tebat merupakan hasil dari proses perencanaan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan daerah.Sektor penerangan kawasan publik memiliki peran strategis dalam mendukung indikator pembangunan manusia, terutama pada aspek rasa aman dan kenyamanan lingkungan.
“Pembangunan ini bukan hanya soal pemasangan lampu, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang publik. Kawasan Tebat memiliki potensi besar sebagai ruang interaksi sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan penerangan yang baik, potensi tersebut dapat dimaksimalkan,” jelas Yemi.
Kedepan pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Perencanaan yang disusun mengacu pada prioritas daerah serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan efisiensi anggaran.
Kegiatan launching berlangsung dengan khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Sejumlah warga mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas penerangan yang selama ini dinantikan. Mereka berharap keberadaan lampu penerangan tersebut dapat meningkatkan keamanan lingkungan serta mendorong aktivitas masyarakat pada malam hari, termasuk kegiatan usaha kecil dan sektor informal.
“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menilai bahwa kawasan Tebat memiliki nilai strategis sebagai salah satu ruang publik yang potensial kita kembangkan lebih lanjut. Dengan adanya penerangan yang memadai, kawasan ini diharapkan dapat menjadi destinasi alternatif bagi masyarakat untuk beraktivitas, berolahraga, maupun bersosialisasi pada malam hari,”pungkas Yemi.(Raffa)















