Alaku
Alaku
Alaku

Bupati Gusnan Dorong Festival Ayiak Manna Jadi Event Pariwisata Skala Nasional

Bupati BS Gusnan Mulyadi bersama Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Karmawanto M.Pd, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten BS, Rendra Febrianto, Senin (12/6). Foto - Ist Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu Selatan – Industri pariwisata merupakan kumpulan usaha pariwisata dimana nantinya kumpulan usaha  pariwisata tersebut mampu menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan wisatawan, untuk itu dengan adanya event festival budaya Ayiak Manna ini diharapkan mampu menjadi event Nasional yang nantinya bisa dikenal di tingkat Nasional.

Bupati BS Gusnan Mulyadi, SE, MM menyampaikan event yang dilakukan ini diminta seluruh OPD bisa mensuport suksesnya pestival tersebut,karena dari satu event ini banyak yang disajikan mulai dari kesenian,budaya,makanan,sampai hiburan seperti berbagai macam lomba.

“Kalau nantinya festival ini bisa sukses, maka kita yakin untuk pelaku UMKM,perhotelan,bahkan Travel pariwisata akan mendapatkan dampaknya, yang artinya dalam satu event saja kita bisa melakukan perputaran ekonomi yang besar pada saat itu,”ujar Gusnan Senin(12/6).

“Sebab itu, Pariwisata untuk tahun selanjutnya yang mana event ini memang event tahunan di Bengkulu Selatan, kedepannya agar lebih matang dalam membuat konsep – konsep penyelenggaraan festival Ayiak Manna ini agar lebih meriah dan mempunyai daya tarik. Apalagi Bengkulu Selatan ini memang terkenal dengan berbagai macam wisatanya,dan kepada Dinas Pariwisata Provinsi bisa membantu agar nantinya festival Ayiak Manna ini bisa menjadi event Nasional bahkan bisa mengundang juga wisata manca negara” pungkas Gusnan.

Adapun yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Karmawanto M.Pd menyampaikan bahwa festival Ayiak Manna ini merupakan event yang besar di Kabupaten Bengkulu Selatan dan harapannya bisa menjadi event Nasional.

“Kalau saat ini festival Ayiak Manna baru sebatas tingkat provinsi saja,untuk itu kami siap mendukung penuh jika event tersebut menjadi event nasional. Mengingat, selama ini di Provinsi Bengkulu baru ada dua event yang masuk tingkat nasional. Keduanya yakni Festival Tabot dan Festival Gurita di Kabupaten Kaur,”ungkap Saidirman.

Selain itu bukan hanya Dinas Pariwisata saja yang bergerak,tetapi perlu didukung oleh keseriusan seluruh OPD dan harus menjadi perhatian yang serius oleh Pemerintah Daerah seperti memperhatikan infrastruktur menuju tempat wisata.

Perhotelan dan pusat perbelanjaan harus juga didukung,karena saat ini Kementrian Pariwisata punya misi memajukan wisata melalui daerah,apalagi kalau untuk promosi sangat diperlukann dan tidak mahal,banyak cara untuk memperkenalkannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Selatan Rendra Febrianto, SS, M.Si menyampaikan,untuk menjadikan Festival Ayik Manna ini menjadi Iven Nasional pihaknya siap untuk melakukannya,tetapi semua itu harus ada dorongan dari semua lini Baik itu dari Pemerintah Daerah dan pihak DPRD dan seluruh OPD.

“Mengapa demikian? karena dalam penyelenggaraan satu event pasti membutuhkan biaya yang cukup banyak,untuk itu kami saat membutuhkan perannya agar nantinya dengan festival Ayik Manna kita mampu menyajikan wisata,kesinian,serta berbagai macam perlombaan yang mampu menarik minat wisatawan,” tutup Rendra. (Iwan/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *